Jalan di Sekitar Tebet Eco Park Direkayasa, Ini Detil dan Sebabnya…

AKURATNEWS - Uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar Taman Kota Tebet (Tebet Eco Park) di Jalan Tebet Timur Raya dan Jalan Tebet Barat Raya, Kecamatan Tebet mulai dilaksanakan sejak Minggu (15/5).

"Uji coba dilakukan sejak pukul 07.00 sampai 20.00 WIB," ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Chaidir.

Dijelaskannya, titik-titik rekayasa lalu lintas tersebut antara lain, Jalan Tebet Timur Raya mulai dari simpang Jalan Tebet Raya sampai Jalan Tebet Barat Dalam X menjadi satu arah ke arah selatan.

Kemudian, Jalan Tebet Barat IX di antara Taman Tebet sisi Utara dan sisi Selatan tetap menjadi dua arah. Lalu, Jalan Tebet Barat Raya mulai dari simpang Jalan Tebet Barat Dalam X sampai Jalan Tebet Raya menjadi satu arah ke arah Utara. Dan Jalan Tebet Timur Raya sisi Selatan dari/menuju arah jalan MT Haryono tetap menjadi dua arah.

"Bagi para pengunjung kawasan Taman Kota Tebet disediakan lokasi parkir di SMP 73, SD Muhammadiyah, Rusun Harum Tebet dan Lapangan Basket, Panti Sosial, TPS, Kopi Nako serta SPBU," beber Chaidir.

Ia menambahkan, tersedia juga angkutan umum JAK-18 jurusan Kalibata-Kuningan yang terhubung dengan Stasiun Tebet dan Stasiun Kalibata, serta JAK-43 jurusan Tongtek-Cililitan, untuk melayani penumpang dari atau pun menuju Taman Kota Tebet.

"Diimbau para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," ujar Chaidir.

Terkait uji coba ini, Walikota Jakarta Selatan, Munjirin bersama Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Susilo melakukan peninjauan untuk melihat apakah rekayasa lalin yang dilaksanakan dapat berjalan efektif atau tidak.

Di peninjauan ini, Munjirin mengatakan, evaluasi akan terus dilakukan selama masa uji coba berlangsung. Untuk kantong parkir, lahan di sekitar Tebet Eco Park seperti sekolah, gedung-gedung dan tanah kosong dapat dipergunakan.

"Sudah ada kesediaan juga dari Gedung di MT Haryono, Mugi Griya dan di sekitar situ ada tiga gedung yang sudah bersedia. Kemudian dari Muhammadiyah sudah kita pakai dari minggu-minggu kemarin, tambahan lagi dari SMK Muhammadiyah, kalau SMA 73 sudah, jadi kita monitor terus keadaan parkir di sini," ujar Munjirin.

Sementara, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Susilo menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung situasi arus lalu lintas di sekitar taman.

"Yang terdampak dari adanya sistem satu arah ini antara lain Jalan Tebet Timur Raya, Tebet Barat Dalam X, Tebet Barat Dalam IX, dan Tebet Barat Raya. Petugas yang disiapkan ada dua shift. Mulai dari pukul 06.00 sampai 14.00 WIB, dan pukul 14.00 sampai pukul 20.00 WIB karena mengikuti jadwal tutup taman di 20.00 WIB. Masing-masing shift, ada 25 orang petugas, dan itu bisa saja bertambah sesuai kebutuhan kami di dalam menjalankan pengaturan lalu lintas," ujar Susilo.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga