Jalankan Investasi Ilegal Rp750 Miliar, Dua Tersangka Ini Diringkus Polda Jatim

Surabaya, Akuratnews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) membongkar investasi ilegal berkedok aplikasi pemasangan iklan, MeMiles. Investasi ilegal ini beromset Rp750 miliar.

Dua tersangka, yakni KTM (47) dan FS (52) sudah dijebloskan ke tahanan Mapolda Jatim sejak Jumat (3/1).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, kedua tersangka sebelumnya juga pernah terlibat kasus yang sama tahun 2015 di Polda Metro Jaya.

"Investasi ilegal dijalankan tersangka dengan menggunakan PT Kam and Kam yang berdiri delapan bulan lalu. Perusahaan tersebut tidak mengantongi izin," kata Luki di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (3/1).

Perusahaan ini bergerak di bidang jasa pemasangan iklan yang menggunakan sistem penjualan langsung melalui jaringan keanggotaan, dengan cara bergabung di aplikasi.

Tersangka hingga saat ini sudah memiliki 240.000 anggota selama delapan bulan. Setiap anggota yang berhasil merekrut anggota baru mendapatkan komisi atau bonus dari perusahaan.

"Jika ingin memasang iklan, maka anggota harus memasang top up dengan dana dimasukkan ke rekening PT Kam and Kam. Dengan top up itulah anggota memperoleh bonus atau reward senilai antara Rp50.000 sampai Rp200 juta," ujar Luki.

Dalam mengusut kasus ini Polda Jatim juga bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nantinya secara teknis Polda Jatim juga akan membuat posko pengaduan khusus yang ditempatkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Sebab diduga yang menjadi korban dari praktik ilegal ini mencapai ribuan orang.

"Dari pengungkapan kasus, kami menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp50 miliar, jelasnya.

Polda Jatim juga akan memanggil sejumlah artis yang diduga ikut berperan dalam merekrut anggota investasi ilegal ini. Dua nama artis yang santer disebut akan dipanggil yakni J dan E.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga