Jamkrindo Dorong Usaha Rintisan

Jamkrindo - Dorong Perusahaan Rintisan
Jamkrindo - Dorong Perusahaan Rintisan

Surabaya, Akuratnews.com - Perum Jamkrindo dorong lahirnya para pengusaha muda perusahaan-perushaan rintisan. Bukan hanya membina, namun juga memberikan jaminan permodalan. Hal ini selaras dengan tujuan Jamkrindo untuk mendukung perkembangan perekonomian nasional.

Direktur utama Jamkrindo Randi Anto mengungkapkan, pihaknya berupaya melahirkan para pengusaha muda yang memulai usaha rintisan (start up). Upaya melahirkan start up yang berkualitas, jelas Randi Anto, dilakukan sejak awal tahun ini, dimana Jamkrindo sudah berburu mahasiswa berprestasi dalam bidang start up.

“Jamkrindo terjun langsung ke kampus-kampus untuk menyeleksi mahasiswa. Kita lebih mendorong agar generasi muda untuk berwiraswasta. Kami bisa mendukung dengan penjaminan kredit,” kata Randi, Kamis (4/10).

Kontribusi Jamkrindo tidak hanya membina start up, tapi juga ikut memberi penjaminan permodalan. ”Nah, yang terbaru tentu inovasi kami sekarang bekerjasama dengan fintech untuk mendapatkan start up terbaik,” jelas Randi Anto.

Sebagai satu-satunya BUMN di bidang penjaminan, Jamkrindo mendukung perkembangan perekonomian nasional dengan melakukan penjaminan kredit UMKMK. Pada 2018, Jamkrindo menargetkan volume penjaminan kredit mencapai Rp 156 triliun.

“Kami memiliki fungsi utama untuk menjembatani UMKM yang mempunyai usaha layak, tapi belum memenuhi persyaratan teknis perbankan, khususnya pemenuhan agunan sehingga UMKMK tersebut dapat memperoleh akses keuangan,” lanjut Randi.

Jamkrindo juga terus berupaya meningkatkan kinerja melalui berbagai inisiatif strategis serta berkomitmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka kerja sama baru kepada perbankan maupun nonperbankan.

Juga dilakukan kajian-kajian strategis menciptakan produk penjaminan sesuai dengan yang ditawarkan oleh bank/nonbank.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta dunia usaha berperan aktif untuk bersama-sama membatu pemerintah untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Darmin mengakui, saat ini perkembangan dan kiprah BUMN semakin bagus, sehingga benar-benar akan memegang peran sebagai agen pembangunan di Indonesia.

”Saya juga mendengar bahwa BUMN sekarang yang merugi semakin sedikit, sehingga sangat bagus,” kata Darmin saat membuka IDB Expo.

Darmin berpesan agar BUMN dan badan usaha lainnya agar turut bersinergi membangun negeri sehingga tidak tercecer dalam persaingan dengan negara lain.

Menurutnya, terdapat dua hal yang harus dilakukan untuk mengembangkan BUMN ini, yaitu ikut merumuskan investasi dan melakukan ekspor serta perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi.

”Perjuangan yang dilakukan untuk menghadapi dinamika ekonomi dunia dengan mempersiapkan diri berinvestasi, kemudian mengekspor. Sedangkan, di pendidikan vokasi diharapkan BUMN ikut terlibat dengan pemikiran konseptual di tingkat kementerian,” ujarnya. (Red)

Penulis:

Baca Juga