Jangan Berharap Lebih Pada Snake Eyes: GI Joe Origins

Screenshot film Snake Eyes GI Joe Origins
Screenshot film Snake Eyes GI Joe Origins

AKURATNEWS - Kalau Anda menonton kedua film GI Joe, yaitu Rise of the Cobra (2009) dan Retaliation (2019), maka harus diakui eksistensi dua ninja; Snake Eyes dan Storm Shadow, mampu menyita perhatian.

Porsi mereka bukan sekadar pelengkap, namun juga termasuk tokoh sentral. Dan harus lebih diakui, kemisteriusan Snake Eyes yang nyaris tak pernah bicara, adalah karakter kuat tokoh ini.

Ketika film Snake Eyes sendiri diproduksi dan digembar-gembor akan mengurai latar belakangnya lebih lengkap, maka asumsi kita pada sosok di kedua film terdahulunya, harus disingkirkan jauh-jauh.

Jika Ray Park di Rise of the Cobra dan Retaliation, memerankan Snake Eyes begitu misterius, maka di film tunggal ini, Henry Golding menampilkan Snake Eyes dengan watak berkebalikannya.

Jelas, sampai di sini, tak ada yang mampu membuat penonton penasaran lagi. Snake Eyes yang diperani Ray Park dengan Henry Golding memang tokoh sama, tapi orang yang berbeda.

Agaknya, Sutradara Robert Schwenke benar-benar ingin membangun karakter serta alur latar belakang berbeda. Bahwa memang ini adalah otoritas penuh seorang sutradara, maka apa yang ia lakukan tidaklah salah.

Namun akhirnya, Snake Eyes; GI Origins, justru lebih berkesan sebagai film aksi ninja modern yang hanya meminjam popularitas tokoh Snake Eyes dan Storm Shadow.

Jangan pula berharap sang Storm Shadow, lawan sekaligus kawan Snake Eyes, akan gereget seperti yang diperankan aktor Korea Lee Byng Hun seperti di Rise maupun Retaliation. Akui saja aktor muda Andrew Koji masih belum mumpuni untuk menyaingi kharisma Byung Hun sebagai Storm Shadow.

Yang mungkin menghibur kita sebagai penonton di Indonesia, adalah penampilan Iko Uwais sebagai Hard Master, salah satu senior di Klan Arashikage yang merupakan salah satu mentor Snake Eyes.

Meski muncul hanya dua atau tiga scene, Iko cukup memberikan warna pada film ini. Mungkin lantaran hanya sebagai role pembantu, ia bebas dari segala ‘masalah’.***

Penulis: Iwan Prast

Baca Juga