“Jangan Kalah Sama Rentenir”, Ganjar Minta Pegawai Pembiayaan Pemerintah Proaktif Turun ke Lapangan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melihat langsung hasil UKM di Hotel Aston Semarang, Senin (02/09/2019)

Semarang, akuratnews.com - Program pembiayaan Ultra Mikro merupakan salah satu program pembiayaan untuk usaha kecil menengah (UKM) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program yang diluncurkan sejak pertengahan tahu 2017 tersebut telah membantu sebanyak 177.480 usaha kecil menengah (UKM) di Jawa Tengah dana yang dikucurkan pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut sekitar Rp.580 Miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah, Sulaimansyah kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat rapat kerja pembiayaan ultra mikro di Hotel Aston Semarang, Senin (02/09/2019).

Di hadapan Ganjar, Sulaimansyah juga mengatakan, pembiayaan ultra mikro sangat dibutuhkan masyarakat kecil.

“Banyak pelaku UKM kita yang belum bisa mengakses perbankan. Untuk itu, Umi ini diterbitkan sebagai jembatan pemerintah kepada para pengusaha kelas bawah mengakses permodalan,” katanya.

Ditambahkan, program itu memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah. Dengan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam penyaluran Umi, diharapkan sebaran Umi semakin cepat.

“Dengan bantuan modal ini, maka masyarakat kecil akan dapat berwirausaha. Dan wirausaha adalah kunci pengurangan kemiskinan di Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah menyambut baik atas keberhasilan Umi dalam menyalurkan bantuan permodalan terhadap UKM kecil, Ganjar Berharap bukan hanya permodalan UKM bisa naik kelas, namun harus disertai dengan pendampingan.

“Harus ada pendampingan dan pembinaan yang diberikan. Tugas siapa itu, ya pemerintah,” ucapnya.

Ganjar meminta Pemkab dan Pemkot di seluruh Jawa Tengah untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap UKM. Dengan modal yang ada, ditambah pendampingan serta pembinaan, bukan tidak mungkin akan banyak UKM di Jateng dapat merambah pasar internasional.

“Sudah banyak UKM kita yang sukses di ekspor, namun tidak sedikit pula yang kurang berhasil. Nah yang kurang berhasil ini harus diajak bicara, didampingi dan dibina agar bisa berkelas ekspor,” kata dia.

Peran program pembiayaan dari pemerintah seperti Umi ini, lanjut Ganjar, sangat tepat untuk mempercepat perkembangan UKM. Untuk itu, lembaga-lembaga pembiayaan pemerintah harus berperan besar dalam membantu masyarakat kecil dalam hal pembiayaan.

“Jangan sampai kalah saing dengan rentenir. Kalau bisa pegawai pembiayaan pemerintah proaktif turun ke lapangan, jangan menunggu mereka mengajukan pinjaman, namun harus berinisiatif memberikan penawaran pinjaman ke mereka,” jelas mantan anggota DPR RI ini.

Penulis: Yusfi.W.S
Editor: Hengki. L

Baca Juga