Jangan Kesampingkan Pemulihan Psikis Remaja Pembunuh Bocah di Sawah Besar

Jakarta, Akuratnews.com - Remaja 15 tahun berinisial NF yang membunuh bocah lima tahun di daerah Sawah Besar karena terpengaruh film horor menjadi keprihatinan banyak pihak.

"Korban yang dalam keadaan sadar, tetap harus dihukum dengan menggunakan UU Perlindungan Anak. Tapi dengan catatan, selain dihukum, dia juga harus menjalani pemulihan psikisnya," ujar Ketua Umum Indonesian Feminist Lawyer Club (IFLC), Nur Setia Alam Prawiranegara di Jakarta, Minggu (8/3).

Soal pemicu pembunuhan yang terinspirasi film horor, Nur Alam menyebut, disinilah pentingnya peran orangtua dan keluarga.

"Hakekatnya adalah adanya pengawasan dan seleksi dari orangtua untuk tontonan anak-anak," ujar Nur Alam.

"Harus digali kembali apa latar belakang anak tersebut melakukan hal itu, karena pasti ada hal lain yang belum terungkap," imbuhnya.

Dikatakannya, tanggung jawab orang dewasa di lingkungan sekitar, pemerintah serta kepolisian atas kondisi ini harus ditingkatkan.

Seperti diketahui, NF mengaku membunuh bocah lima tahun di rumahnya di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis, (5/3).

NF melakukan pembunuhan karena terinspirasi film horor. Di kamarnya juga ditemukan sejumlah gambar yang menunjukkan cara-cara pembunuhan dan tulisan berisi curhat kekecewaan pada keluarganya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga