Tak Paham Esensi Pancasila

Jangan Salahkan Orang Menyebut BPIP Badan Pengkhianat Ideologi Pancasila, Kata Habib Rizieq

Habib Rizieq Shihab. (foto istimewa)

Jakarta, Akuratnews.com - Lama tak bersuara soal kebangsaan Indonesia, Imam Besar Nasional, Habib Rizieq Shihab mengkritik keras Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP. Menurut Habib Rizieq anggota BPIP tidak mengetahui hakikat Pancasila, ada sesuatu di balik badan tersebut yang dinilai berbahaya.

Via video yang diputar saat perayaan milad FPI di Stadion Rawabadak, Jakarta Utara, siang tadi, Sabtu (24/8/2019), Habib Rizieq menyampaikan kritik pedasnya.

“Pancasila yang berisikan Ketuhanan Yang Maha Esa adalah dasar Negara RI, bukan pilar agama. Lebih parah lagi rezim tidak paham hakikat Pancasila ini, telah membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang disingkat BPIP, dengan anggota yang tidak paham esensi Pancasila,” ucap Riziq, seperti dikutip situs politik nasional, Sabtu (24/8/2019).

Tak cuma itu, menurut Rizieq anggota BPIP digaji besar namun hanya menonton dagelan pengkhianatan pergeseran Pancasila dari dasar negara menjadi pilar negara. Mereka terkesan hanya menonton Pancasila dikhianati oleh segelintir oknum.

“Digaji lebih dari Rp 100 juta perbulan, tiap anggota hanya untuk menonton dagelan pengkhianatan pergeseran Pancasila dari dasar negara menjadi pilar negara,” bebernya.

Menurut Riziq, lebih baik BPIP segera dibubarkan karena dianggap berbahaya bagi nilai Pancasila.

“Jangan salahkan orang saat ini menyebut BPIP sebagai Badan Pengkhianat Ideologi Pancasila. Sehingga harus dibubarkan karena bukan pemborosan uang negara tapi sangat berbahaya bagi eksistensi Pancasila, sebagai dasar dari negara Indonesia,” terangnya.

Dalam vide itu, Rizieq memerintahkan kepada para kader dan simpatisan FPI untuk mempertahankan Pancasila sebagai nilai dasar Indonesia.

“Karena itu, saya serukan kepada segenap mujahid FPI dan seluruh pejuang NKRI, saya serukan ayo pertahankan Pancasila sebagai dasar negara, jangan pernah mau jadikan Pancasila sebagai pilar negara,” tandasnya.**

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga