Jangan Serakah! Ini Kiat Trading Investasi Dari Reza Paten

AKURATNEWS - Investasi sedang jadi buah bibir belakangan di Indonesia. Hal ini memicu juga maraknya investasi bodong. Soal investasi bodong ini, trader yang juga pengusaha muda Reza Paten mendukung langkah regulator yang menutup investasi ilegal yang penuh beragam janji manis.

"Investasi bodong rata-rata memberi janji manis, saya setuju pemerintah merazia investasi bodong ini," ujar Reza di Jakarta, baru-baru ini.

Ia menyatakan, saat ini justru investasi yang menguntungkan tanpa menjual janji-janji manis saja adalah dengan trading forex, komoditas atau aset kripto. Namun ia mengingatkan, investasi pada instrumen mata uang (foreign exchange/forex), komoditas, atau aset kripto ini membutuhkan pemahaman fundamental dan teknikal agar bisa mencapai return (imbal hasil) optimal.

"Trading adalah sesuatu hal yang tidak pasti. Dan bagi yang belum memahami, bisa memilih software atau aplikasi robot trading sehingga membantu meraih cuan. Tapi tetap keputusan investasi tetap di tangan investor. Software robot trading hanya alat bantu, karena untuk belajar fundamental dan mekanikal (teknikal) perlu waktu, tetapi yang perlu dipahami trading nggak selalu untung, harus siap dengan lost," kata Reza.

Reza menjelaskan, robot trading merupakan sebuah tools yang membantu trader meraih profit. Dengan pola algoritma dan artificial intelegence (AI), aplikasi ini bisa menganalisis tren harga forex atau komoditas, termasuk aset kripto.

"Robot trading memang membantu analisis, tapi bukan berarti semuanya akurat," kata Reza.

Ia pun memberi kiat sukses menjadi seorang trader. Pertama, bermental dewasa dan mampu mengontrol emosi.

"Jangan greedy (serakah), kalau untung jangan terpancing emosi untuk beli lagi. Begitu halnya ketika lost, jangan penasaran masuk lagi. Semua keputusan jangan didasarkan pada emosi," kata Reza yang juga distributor software otomatisasi trading ini.

Kedua, mempelajari ilmunya baik secara fundamental maupun teknikal. Jangan tebak-tebakan dan menguasai ilmu trading. Faktor ketiga dikatakannya adalah jangan lupa berbagi.

"Dalam setiap rejeki, ada hak orang lain. Intinya kita jangan lupa bersedekah," pesan pria lajang asal Surabaya ini.

Untuk mengedukasi, Reza memiliki komunitas trading forex dan aset kripto bernama Podosugi yang kerap melakukan edukasi bagi masyarakat, khususnya milenial yang baru belajar trading.

"Kita sering membuat kelas zoom atau mini workshop agar memahami ilmunya," kata Reza.

Reza menceritakan, awal mula terjun di dunia trader dimulai pada Februari 2019 saat bertemu dengan seorang ibu rumah tangga yang sukses trading forex dibantu robot trading. Dari sini, dia tertarik belajar di dunia investasi.

Sejalan dengan itu, ia juga mendapat kepercayaan menjual aplikasi software otomatisasi trading milik perusahaan rekanannya. Aplikasi ini difokuskan pada trading dolar Amerika Serikat dan Euro mengingat dua mata uang ini volumenya besar dengan likuditas tinggi.

Berkat kegigihannya, apikasinya sudah terjual sampai ke Eropa, Kamboja, hingga Malaysia. dan sudah terjual ke 60.000 pengguna di seluruh dunia.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga