Jasa Logistik Panen Saat Pandemi, PT KJN Raup Pertumbuhan 94,87 Persen

Jakarta, Akuratnews.com - Masa pandemi Corona (Covid-19) kerap disebut sebagai 'masa panen' bagi jasa logistik. Pelarangan berkumpul dan bertemu langsung membuat pemenuhan kebutuhan sehari-hari dilakukan lewat jasa pengiriman paket dan kurir.

Hal tersebut pun diakui oleh jajaran direksi PT Krida Jaringan Nusantara (KJN) Tbk, perusahaan yang bergerak di jasa logistik.

"Di masa pandemi, banyak muncul startup dan e-commerce kebutuhan pokok seperti sayur dan buah-buahan yang pengirimannya maksimal 2-3 jam. Ini cukup membuat kenaikan signifikan," ucap Direktur Utama PT KJN, Sunarto di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT KJN (Persero) Tbk, Kamis (24/9).

Ditambahkan Komisaris PT KJN, Dewi Prasetyaningsih, di masa pandemi tercatat 15 ribu paket dikirimkan pihaknya per bulan.

"Laba bruto kami pun naik 38,59 persen di Q1 2020 jika dibandingkan pada Q1 2019," papar Dewi.

Dalam RUPSLB PT KJN (Persero) Tbk ini juga diputuskan mengangkat Sunarto sebagai Direktur Utama menggantikan posisi Dewi Prasetyaningsih yang kini menjadi Komisaris.

Dengan perubahan tersebut, maka susunan pimpinan PT KJN (Persero) Tbk sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Alwie Handoyo
Komisaris : Dewi Prasetyaningsih

Dewan Direksi
Direktur Utama : Sunarto
Direktur Keuangan : Josca Hendra Kolopaking

Selain perubahan Direksi dan Komisaris, lima agenda jyga dibahas dalam RUPS Tahunan tersebut, yaitu:

1. Persetujuan RUPST terlambat dilaksanakan.

2. Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019

3. Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020

4. Pemberian Pemberian Kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan pembagian tugas dan wewenang Direksi serta menentukan remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris

5. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Pemegang Saham (IPO).

“Perseroan mampu mencatat pertumbuhan sebesar 94,87 persen dari Rp6,474 miliar di tahun 2018 menjadi Rp12,616 miliar. Kinerja Perseroan yang semakin baik pantas disyukuri dan diapresiasi” papar Dewi.

Menurutnya, sebagai langkah nyata untuk menunjang kinerja operasional, sampai saat ini Perseroan telah menambah cabang sebanyak 22 cabang dan target di akhir tahun 2020 sebanyak 40 cabang di seluruh Indonesia.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga