Jenderal Andika Perkasa Disebut Bakal Jadi Panglima TNI

Jenderal Andika Perkasa
Jenderal Andika Perkasa

AKURATNEWS - Karir Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, disebut-sebut bakal lebih cemerlang ke depan. Hal itu dicetuskan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Effendi Simbolon.

Effendi bahkan mengatakan, Andika akan menempati posisi tertinggi di kesatuan TNI, yaitu menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Prediksi pengganti posisi Andika, adalah Mayjend TNI Dudung Abdurrahman yang saat ini masih menjabat sebagai Panglima Daerah Militer Jakarta Raya (Pangdam Jaya).

Dilansir dari laman berita CNNindonesia.com, Effendi menyebutkan pergantian tersebut akan terjadi dalam waktu dekat.

”Insya Allah, semua akan terjadi dalam waktu dekat. Jenderal Dudung akan menggantikan Jenderal Andika menjadi KSAD, sedangkan Jenderal Andika Perkasa diproyeksikan menjadi Panglima TNI,” ujarnya, Jumat, 2 September 2021.

Namun sayangnya, Effendi tak menyebutkan beberapa hal substansial, seperti kapan pergantian akan dilaksanakan, apakah sudah ada surat dari Presiden ke DPR RI untuk mengikuti fit and proper test, dan lainnya.

Effendi juga tidak menerangkan apakah proses pergantian ini bersamaan dengan santernya kabar reshuffle kabinet usai Partai Amanat Nasional (PAN) merapat ke koalisi parpol gabungan pendukung pemerintah.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sendiri, seperti diketahui akan memasuki masa pensiun November 2021 mendatang. Bulan yang sama ketika dirinya menjabat sebagai Panglima TNI empat tahun silam, yaitu November 2017.

Jenderal Andika Perkasa, bukan satu-satunya nama yang dominan diproyeksi menjadi calon Panglima TNI, karena ada nama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Memang jika merujuk pada matra, AL-lah yang memegang tongkat komando. Namun semua tergantung pada keputusan Presiden Jokowi.

Sementara, berbeda pandang dengan Effendi Simbolon, mantan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengemukakan, bahwa idealnya calon Panglima TNI harus mempunyai kedekatan batin, persenyawaan atau chemistry dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Bukan tanpa alasan, menurut Andi Widjajanto, hal ini berkaitan dengan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), di tengah sulitnya ekonomi akibat gencetan pandemi Covid 19.

“Harusnya memang ada chemistry, antara tiga kepala staf tersebut dengan Menhan, sehingga bisa bersama-sama mengawal modernisasi pertahanan ke depan,” kata Andi, dalam acara diskusi yang digelar HMI secara virtual, Rabu 7 Juli 2021.***

Penulis: Iwan Prasetyo
Editor: Zulfahmi Siregar

Baca Juga