Jenderal Tamim Dukung Lomba Cipta Lagu Anak 2019 Yang Digelar PAPPRI DKI Jakarta

Jakarta, Akuratnews.com-Lagu anak-anak akhir-akhir ini  seolah hilang dan tenggelam dari hingar bingar jagad musik tanah air. Kejadian ini tidak hanya menjadi keprihatinan  para musisi dan  pelaku industri musik, tetapi juga menjadi keprihatinan kita semua. Bahkan ada seorang Jenderal TNI yang mengaku  begitu prihatin dengan hilangnya lagu anak-anak ini. Beliau adalah Brigadir Jenderal Drs. Akhmad Tamim, M.Si.

Perwira Tinggi Bintang satu yang saat ini menjabat Karoren Setjen Kemhan ini  mengaku sangat sedih melihat kenyataan banyak sekali anak-anak sekarang ini  yang  menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, yang liriknya terkadang  jauh dari mendidik. Oleh karena itu ketika PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta lagu dan Pemusik Republik Indonesia) DKI Jakarta mengadakan 'Lomba Cipta Lagu Anak 2019', beliau langsung merespon dengan memberikan dukungan. Baik dukungan secara moril maupun materiil.

Bentuk konkret dukungan dari Brigjen Tamim ia buktikan dengan hadir langsung di Ballroom KBN Cilincing, Jakarta Utara, tempat digelarnya acara, pada Minggu (31/03/19),   untuk memberikan support bagi para peserta maupun panitia.

" Terus terang saya prihatin dengan kondisi anak-anak kita sekarang ini, yang  banyak menyanyikan lagu-lagunya orang dewasa. Terkadang lirik dari lagu tersebut tidak pas, bahkan jauh dari mendidik. Makanya ketika PAPPRI DKI Jakarta berkeinginan untuk menggelar Lomba Cipta Lagu Anak, saya langsung merespon dan memberi support", Jelas Brigjen Tamim, saat ditemui di Ballrom KBN Cilincing, Jakarta Utara Minggu (31/03/19).

Lebih lanjut Brigjen Tamim menambahkan; " Saya ini rindu hadirnya penyanyi-penyanyi cilik yang menyanyikan lagu dengan lirik sesuai dengan usianya. Dulu ada Adi Bing Slamet, Chicha Koeswoyo, Ira Maya Sopha, Dina Mariana dan lain lain. Kemudian generasi berikutnya ada Bondan Prakoso, Tasya Camila, Eno Lerian. Setelah era Joshua, Melisa Tina Toon kesini sudah tak ada lagi yang muncul dan menjadi idola anak anak", tambah Brigjen Tamim dengan penuh prihatin.

Apa yang dirasakan Brigjen Tamim ini tentu menjadi keprihatinan kita semua, karena pada kenyataanya memang anak-anak sekarang kehilangan lagu-lagu yang sesuai dengan usianya. Keprihatinan serupa juga diungkapkan oleh Arche Rampengan yang sekaligus menjadi Ketua Pelaksana Lomba Cipta Lagu Anak 2019 ini.

;" Benar sekali apa yang disampaikan pak tamim diatas. Apa yang kami lakukan ini memang berangkat dari keprihatinan kami terhadap anak-anak sekarang yang cenderung menyanyikan lagu lagu dewasa. Jadi kita semua di PAPPRI ini pingin adanya karya lagu anak anak yang baru yang secara lirik dan melodinya sesuai dengan era sekarang atau anak anak milenial ", tambah Arche

Masih dalam kesempatan yang sama, Brigjen Tamim berharap sekali agar acara Lomba Cipta lagu Anak 2019 ini nantinya bisa menjadi pemicu lahirnya  kembali lagu anak-anak yang edukatif.

" Karya lagu lagunya yang masuk di Grand final ini bagus bagus, semoga dikemudian hari akan ada idola baru bagi anak anak muncul dari sini. Para juaranya akan dibuatkan album kompilasi nantinya. Pokoknya jangan berpikir komersial atau untung rugi dulu lah, yang penting kita mulai saja dulu. Malah kedepan  saya ada rencana mau menggandeng TVRI untuk membuat acara yang sifatnya edukatif seperti ini ", pungkas Brigjen Tamim.

Dalam acara Grand Final  Lomba Cipta lagu Anak 2019 ini  digelar berbarengan dengan Bazar Multi Produk  ini  dalam rangka memperingati Hari Musik nasional (HMN) 2019 yang jatuh pada tanggal 9 Maret setiap tahunnya ini, para dewan juri yang terdiri dari mantan penyanyi cilik Dina Mariana, James F Sundah, Rudy Rampengan dan Andy Mapelay, telah memutuskan para juaranya  dari 3 kategori yang dilombakan. Adapun juarnya yaitu;

Kategori A (Usia 5-8 Tahun)

Juara 1  diraih oleh   Papap Ipung  dengan lagu ' Kado Ulang Tahun'.  Penyanyi  Kathlyn Chandra.

Juara 2 Juara 2 diraih Donny Pontoh dengan lagu 'Hanya Mainan'.  Penyanyi   Eldivo Lianov sedang.

Juara 3 diraih  Papap Ipung, dengan lagu 'Tarian Nusantara' . Penyanyi  Jane Gabriella

Kategori B (Usia 9-12 Tahun)

Juara 1 diraih Jansen Kuantinova dengan lagu 'Terima kasih Guruku '. Penyanyi , Daccas Kuantinova.

Juara 2 diraih  Ade Irfan  dengan lagu  'Minggu Ceria'.  Penyanyi , Maria Poespita.

Juara 3. diraih Garibaldi dengan lagu 'Terima kasih Ibuku' .Penyanyi,  Jessie Heinz

Kategori C ( Usia 13-15)Tahun

Juara 1 diraih Jonas Pareira dengan lagu 'Syukur & Terima kasih'. Penyanyi : Zahra Maulida.

Juara2  diraih  Luke octaviandri  dengn lagu  Sahabat. Penyanyi ,  Sandhya Jayanthi.

Juara 3 diraih rana Samosir dengan lagu  'Mari Belajar'. Penyanyi , Cantika Dhatu.

Masing masing dari para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa sertifikat, trophy dan uang tunai masing masing  Rp. 4 juta untuk juara satu, Rp.3 juta untuk juara dua dan . juta untuk juara ketiga. Selain itu pemenangnya juga akan dibuatkan satu album yang berisi 9 lagu dari 9 pemenang dan dari 3 kategori tersebut./Irish

Penulis: Irish
Editor: Redaksi
Photographer: Irish

Baca Juga