Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan

Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan
Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan

AKURATNEWS - Tahukah Anda, bahwa ada beberapa makanan yang tidak boleh dimakan bersamaan? Mencampur beberapa jenis makanan dapat menyebabkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak bisa terserap dengan maksimal.

Selain dapat menyebabkan kurang terserapnya nutrisi dengan maksimal, beberapa makanan yang dikonsumsi bersamaan dapat menyebabkan perut terasa kembung, berisi gas, dan juga masalah lainnya yang lebih serius.

Jika Anda mengkonsumsi makanan yang akan disebutkan di bawah ini dan merasakan reaksi yang serius, Anda harus segera cek dokter online. Melakukan konsultasi secara online tentunya akan menghemat waktu dan biaya Anda.

Nah, berikut ini merupakan uraian dari beberapa jenis makanan yang tidak bisa dimakan bersamaan. Yuk, disimak sampai akhir.

1.  Susu dan nanas

Nanas memiliki kandungan bernama bromelain yang tidak cocok jika dikonsumsi bersamaan dengan susu. JIka dikonsumsi secara bersamaan, kedua makanan ini dapat menyebabkan mual, diare, sakit kepala, hingga sakit perut.

Bromelain sendiri merupakan kandungan enzim yag dipercaya dapat meredakan gejala peradangan. Enzim ini sering dijadikan sebagai bahan campuran dalam beberapa suplemen. Mengkonsumsi nanas atau suplemen yang mengandung enzim ini sediri pun harus sesuai dengan anjuran dari dokter.

2.  Telur dan susu kedelai

Susu kedelai dan telur tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan. Seperti yang Anda ketahui, telur mengandung protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, sayangnya susu kedelai bersifat mengurangi aktivitas dari enzim protease.

Enzim protease merupakan enzim yang cukup penting di dalam tubuh. Enzim ini akan memecah protein di dalam tubuh.

Saat mengkonsumsi susu kedelai dengan telur secara bersamaan, enzim protease tidak dapat memecah protein yang terdapat di dalam telur.

Hal tersebut tentunya akan menyebabkan tubuh menjadi kekurangan protein.

3.  Daging dengan cuka

Pada daerah Asia bagian timur, banyak orang yang mempercayai tentang makanan “panas” dan makanan “dingin”. Pengelompokkan ini berdasarkan reaksi tubuh atas makanan itu sendiri.

Daging, merupakan salah satu makanan “panas” yang bagus dikonsumsi pada saat terkena flu atau saat Anda memiliki gangguan tidur. Hal ini dikarenakan saat mengonsumsi daging, tubuh akan terasa hangat.

Cuka sendiri merupakan senyawa organik yang biasanya dijadikan sebagai pengatur ke asaman dalam makanan. Cuka memiliki sifat yang juga hangat di tubuh.

Keduanya yang sama-sama memiliki reaksi panas tubuh ini, membuat keduanya tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan.

Saat dikonsumsi secara bersamaan, akan terjadi lonjakan energi dan sirkulasi darah di dalam tubuh. Ini tentunya dapat menjadi pemicu terkena serangan jantung.

4.  Keju dan kacang-kacangan

Makanan dengan kombinasi dari keju dan kacang-kacangan ini sebaiknya dihindari. Hal ini dikarenakan keduanya dapat menimbulkan masalah pencernaan seperti perut kembung.

Anda yang memiliki sistem pencernaan yang lemah, sebaiknya menghindari kombinasi makanan keju dan kacang-kacangan ini. Carilah alternatif lainnya seperi kacang dan juga nasi yang baik untuk tubuh.

5.  Susu dan pisang

Pisang merupakan buah yang cocok untuk dihidangkan dalam bentuk apa saja. Anda pasti pernah mengonsumsi pisang dengan susu. Tahukah Anda, bahwa susu dan pisang tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan?

Susu dan pisang akan menyebabkan masalah pencernaan dan juga gangguan metabolisme jika dikonsumsi secara bersamaan.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan protein yang tinggi dan juga mengandung pH 7 dalam susu yang sulit dicerna. Maka dari itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi pisang dan susu bersamaan.

6.  Jus jeruk dan sereal

Sereal biasa digunakan sebagai pengganti sarapan. Sereal ini mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Selain itu, beberapa sereal juga memiliki kandungan rendah gula yang justru baik untuk menurunkan berat bagan.

Namun, sereal tidak bisa dikonsumsi bersamaan dengan jus jeruk. Hal ini dikarenakan sifat jeruk yang mengandung asam dapat menghambat kinerja enzim.

Asam yang terdapat di dalam jus jeruk ini dapat menghancurkan enzim yang bekerja untuk mencerna karbohidrat. Jika ingin mengonsumsi keduanya, berikan jeda sekitar 30 menit agar masing-masing makanan dapat dicerna dengan baik.

7.  Minuman berenergi dan alkohol

Bagi Anda penyuka minuman berenergi, harus berhati-hati jika mengonsumsinya bersamaan dengan alkohol. Pasalnya, minuman berenergi memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.

Mengonsumsinya bersamaan dengan alkohol dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan jantung yang berdebar kencang. Sehingga, tidak disarankan untuk mengonsumsi keduanya secara bersamaan.

8.  Susu dan teh

Milk-tea pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Ternyata keduanya tidak baik untuk dikonsumsi secara bersamaan, lho. Mengapa demikian?

Teh merupakan minuman yang di dalamnya kaya akan antioksidan. Sedangkan susu, memiliki kandungan yang tinggi protein.

Saat keduanya dikonsumsi secara bersamaan, protein di dalam susu justru dapat mengikat kandungan antioksidan dalam teh.

Selain itu, teh juga dapat mengandung asam tanat yang dapat mengikat zat besi dan protein dalam susu. Hal ini dapat menghambat penyerapan nutrisi dan juga makanan.

9.  Hamburger dan bir

Kedua makanan ini merupakan kombinasi yang berbahaya bagi tubuh. Hal ini dikarenakan hamburger mengandung lemak yang cukup tinggi dan kandungan alkohol dalam bir yang tidak baik bagi tubuh.

Alkohol dan lemak yang terkandung di dalam hamburger akan dicerna secara bersamaan di dalam organ hati. Namun, tubuh akan lebih dulu memproses alkohol karena dianggap sebagai toksin.

Dicernanya alkohol lebih dulu ini membuat kandungan lemak dari hamburger tertinggal di peredaran darah yang kemudian disimpan sebagai cadangan. Selain itu, lemak yang tidak dicerna dengan cepat akan menyebabkan kembuh atau begah.

10. Buah setelah makan

Biasanya buah dikonsumsi tepat setelah makan. Hal ini sebenarnya tidak baik untuk tubuh. Saat dikonsumsi secara bersamaan, buah justru akan dicernah lebih dulu, sedangkan kandungan lain di dalam makanan akan membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna.

Itulah beberapa makanan yang ternyata diboleh dimakan secara bersamaan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa konsultasikan hal ini dengan dokter gizi.***

Penulis: Azril Ramadhansyah
Editor: Ahyar

Baca Juga