Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian Pada IDI

Jerinx Divonis Satu Tahun Dua Bulan

Denpasar, Akuratnews.com - Akhirnya majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan vonis satu tahun dan dua bulan plus denda Rp10 juta kepada drummer Superman is Dead (SID), Jerinx.

Hakim menilai terdakwa bernama asli I Gede Aryastina ini terbukti menyebarkan ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan menyebut kacung World Health Organization (WHO) dalam akun Instagramnya @jrxsid.

Di kasus yang dikenal dengan 'IDI Kacung WHO' ini, Jerinx terbukti melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP.

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Aryastina dengan pidana penjara satu tahun dua bulan dan denda sebesar Rp10 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana tiga bulan kurungan," ujar Ketua Majelis Hakim, Ida Ayu Adnya Dewi, Kamis (19/11).

Sebelumnya, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jerinx dituntut tiga tahun penjara pada Selasa (3/11).

Suami Nora Alexandra ini dituntut lantaran menyebarkan ujaran kebencian karena menyebut 'IDI Kacung WHO' di akun instagramnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin Jaksa Otong Hendra Rahayu, menilai perbuatan terdakwa melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 Jo Pasal ayat (1) KUHP.

"(Menuntut) majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Aryastina dengan pidana penjara selama tiga tahun penjara," kata Ketua Tim JPU, Otong Hendra Rahayu.

Selain dituntut penjara, Jerinx juga turut dituntut membayar denda sebesar Rp10 juta subsider tiga bulan kurungan.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga