Jokowi-Ma’ruf Amin Akan Jalani Tes Kesehatan Besok di RSPAD

Joko Widodo dan Ma'ruf Amin didampingi petinggi partai pengusung menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon Presiden ke Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU Pusat. Jakarta. Jumat (10/8). foto : Dhanny Krisnadhy/ANC Photo

Jakarta, Akuratnews.com - Bakal calon presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin akan menjalani tes kesehatan besok, Minggu (12/08/2018). Tes kesehatan akan dilakukan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Pemeriksaan terhadap kesehatan ini akan dimulai pukul 08.00 WIB.

"Iya, besok pagi, mulai jam 08.00 WIB di RSPAD," ujar Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Sabtu (12/8).

Diketahui, Jokowi-Ma'ruf mendaftar ke KPU pada Jumat (10/08/2018) lalu. KPU memberikan kesempatan Jokowi-Ma'ruf untuk melakukan tes kesehatan pada Minggu (12/08/2018).

Tes kesehatan akan dilakukan oleh tim pemeriksa kesehatan independen yang dipilih PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Tes kesehatan merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi bakal paslon.

KPU telah menerbitkan SK KPU Nomor 1004/PL.02.2-kpt/06/KPU/VIII/2018 tentang Panduan Teknis Penilaian Kemampuan Jasmani dan Rohani Bakal Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden di Pemilu 2019 pada tanggal 2 Agustus 2108 lalu.

Dalam panduan teknis tersebut, bakal paslon diminta harus sudah puasa pada 20.00 WIB sehari sebelumnya. Mereka akan diperiksa kesehatan jasmani dan rohani selama kurang lebih delapan jam.

Pemeriksaan ini nanti akan meliputi pemeriksaan anamnesis dan riwayat kesehatan, pemeriksaan jiwa, pemeriksaan jasmani, pemeriksaan penunjang, dan pemeriksaan laboratorium.

Hasil pemeriksaan kesehatan akan mencakup dua kesimpulan. Pertama, jika bakal paslon tidak ditemukan ketidakmampuan secara medis, maka yang bersangkutan dinyatakan tidak ditemukan faktor risiko yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan menjalankan tugas dan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden.

Kedua, jika bakal paslon ditemukan ketidakmampuan secara medis, maka yang bersangkutan dinyatakan ditemukan faktor risiko yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan menjalankan tugas dan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden.

Hasil pemeriksaan dari tim pemeriksa bersifat final dan diserahkan kepada KPU untuk dijadikan bahan pertimbangan KPU. (Han)

Penulis:

Baca Juga