Jokowi-Ma’ruf Unggul Telak di Pemilih Muslim, Ini Alasannya

Jakarta, Akuratnews.com - Survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan hasil pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di kalangan pemilih muslim dibandingkan pasangan Prabowo-Sandi.

Dalam Konferensi Pers yang diadakan di kantor LSI, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (24/8/2018), Rully Akbar selaku Peneliti LSI menuturkan, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul telak di pemilih muslim Indonesia.

Menurut Rully, ada lima alasan Jokowi-Ma'ruf mampu kalahkan Prabowo-Sandi di kalangan pemilih muslim. "Pemilih muslim Indonesia memiliki 'ceruk' tersendiri, dengan jumlah minimal 85 persen dari populasi," tambahnya.

Lima alasan itu antara lain, pertama, umat Islam merasa lebih terwakili dengan pasangan Jokowi yang memilih calon Wakil Presiden dari kalangan ulama.

"Nama Ma'ruf Amin dianggap dapat mewakili pemilih muslim ketimbang Sandiaga Uno," ujar Rully.

Kedua, umat Islam puas dengan kinerja Presiden. Rully mengatakan, dari penilaian terhadap 1.200 responden, 75 persen diantaranya sangat puas dengan kinerja Presiden Republik Indonesia tersebut.

"Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Jokowi dengan kinerja yang ia lakukan," ulasnya.

Alasan ketiga yang membuat Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandi adalah, karakter Jokowi yang banyak disukai pemilih muslim. Diantaranya jujur, nasionalis, agamis/religius, perhatian pada rakyat, dan mampu mengambil keputusan dengan tegas.

Sedangkan dari tujuh karakter yang dinilai, Prabowo hanya unggul di dua karakter, diantaranya pintar dan berwibawa sebagai pemimpin.

Sama halnya dengan Jokowi, Ma'ruf Amin juga memiliki karakter yang banyak disukai pemilih muslim. Seperti, jujur, nasionalis, agamis/religius, serta perhatian pada rakyat. Sementara itu, Sandiaga memiliki tiga karakter yang disukai, diantaranya pintar, berwibawa sebagai pemimpin, dan mampu mengambil keputusan dengan tegas.

Alasan terakhir unggulnya Jokowi-Ma'ruf adalah, umat Islam menyukai program yang menguatkan ekonomi umat. Rully menjelaskan, berdasarkan survei yang dilakukan, didapatkan hasil 84.7 persen responden menyukai ekonomi yang menguatkan umat, dan tokoh yang dianggap mampu menguatkan ekonomi umat adalah Ma'ruf Amin.

"Yang dianggap bisa mempengaruhi atau membuat program menguatkan ekonomi umat adalah Ma'ruf Amin, karena pernah mempelopori juga di MUI," tuturnya.

"Bisa dibilang program penguatan ekonomi umat disukai oleh pemilih muslim," sambung Rully. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga