Jokowi Minta Para Saksi Kawal Suara di TPS Masing-masing

Jakarta, Akuratnews.com - Presiden Joko Widodo mengimbau para saksi dari TKN Jokowi-Ma'ruf agar mengawal suara tanpa lengah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) daerahnya masing-masing.

"Ini kan persiapan kita untuk saksi di setiap TPS. Ya, kita mulai hari ini karena kita tahu sekarang TPS-nya tidak 600 ribu, tapi 801 ribu," jelas Jokowi selepas menghadiri acara pelatihan saksi TKN Jokowi-Ma'ruf di El Royal Hotel, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

"Sehingga dibutuhkan saksi kalau saksinya satu [per TPS] berarti butuh 801 ribu saksi. Kalau saksi tiga, berarti butuh dua juta empat ratus. Itu yang kita siapkan, manajemennya kita siapkan, sistemnya kita siapkan," tambahnya.

Jokowi menyatakan pihak TKN Jokowi-Ma'ruf telah mempersiapkan tiga atau minimal satu saksi di tiap TPS. Sehingga, dirinya berharap agar para saksi sanggup memberikan kontribusi semaksimal mungkin.

"Yang jelas mengawasi, mengawal suara yang ada di TPS masing-masing, agar tidak ada satu suara pun yang tercecer," ungkap pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961 ini.

Melengkapi hal tersebut, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding berharap para saksi menjalankan imbauan dari Jokowi dalam pidato pembukanya.

"Jadi beliau [Jokowi] memberikan arahan bahwa satu, jangan sampai lengah. Seluruh TPS harus diisi saksi. Sekitar 1,8 juta lebih orang menjadi saksi itu harus dipantau terus," ungkap Karding dalam kesempatan yang sama.

"Kedua, saksi tidak hanya berfungsi pada hari H. Tetapi kita juga harapkan memberi peran khusus di dalam mengajak pemilih agar satu suara itu betul-betul dijaga. Jangan sampai ada suara yang hilang walau satu suara. Bagi kita satu suara sangat penting," tambahnya

Selain itu, Karding berharap para saksi dari TKN Jokowi-Ma'ruf melampaui tugas utamanya, dengan ikut memerangi fitnah dan kebohongan yang menimpa Capres nomor urut 01 tersebut.

"Yang ketiga, para saksi juga kami harapkan untuk membantu pak Jokowi di dalam memerangi fitnah dan kebohongan yang dialamatkan kepada Pak Jokowi," tutupnya. (Red)

Penulis:

Baca Juga