Jokowi Sebut Banjir Disebabkan Kebiasaan Masyarakat yang Buang Sampah Sembarangan

Pekerja Dinas Kebersihan DKI Jakarta membersihkan sampah yang tertahan di Pintu Air Manggarai. Jakarta. Senin (22/10). foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Jakarta, Akuratnews.com - Presiden Joko Widodo menanggapi bencana banjir parah yang melanda Jakarta dan daerah sekitarnya sejak Rabu (1/1/2020). Ia mengatakan banjir ini disebabkan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan.

Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020) siang menyebabkan Jakarta dan sekitarnya dikepung oleh banjir. Bahkan telah menelan korban jiwa.

Presiden Joko Widodo mengatakan bencana banjir yang terus berulang ini menandakan bahwa lingkungan telah rusak. Selain itu kebiasaan masyarakat yang terus membuang sampah sembarangan ikut andil dalam terjadinya bencana tahunan ini.

"Karena ada yang disebabkan kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada, tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana. Banyak hal," ujar Jokowi saat ditemui usai pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Ia pun menginstruksikan kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota, untuk pihak bekerja sama dalam menangani bencana banjir ini. Namun yang terpenting saat ini, kata Jokowi, evakuasi dan keselamatan korban banjir harus menjadi yang utama.

"Tetapi saya ingin kerja sama itu dibangun pusat, provinsi, dan kab/kota agar semuanya bisa tertangani. Tapi yang terpenting saat kejadian saat ini adalah evakuasi korban, keselamatan dan keamanan masyarakat harus didahulukan. Nanti urusan penanganan banjir secara infrastruktur akan kita kerjakan setelah penanganan evakuasi selesai," jelas Jokowi.

Potensi Hujan Lebat di Jabodetabek

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Redaksi

Baca Juga