Jokowi Terbuka Uluran Tangan AS, Prabowo Kuncinya?

Jakarta, Akuratnews.com - Tak dapat dipungkiri bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), arah politik luar negeri Indonesia terlihat lebih condong kepada Tiongkok. Bahkan, kosakata “investasi” pada periode pertama Presiden Jokowi, sangat identik dengan pundi-pundi modal dan kapital asal Tiongkok.

Korelasi dan pertimbangan hubungan bilateral istimewa dengan Tiongkok pun seperti tidak pernah absen ketika berbagai kebijakan dalam dan luar negeri Indonesia dirumuskan.

Namun demikian, kemesraan itu agaknya akan berlalu ketika romantisme kedua negara diuji pandemi Covid-19. Seperti yang telah diketahui, akibat pandemi, hampir semua negara berupaya mempertahankan aspek ekonomi, sosial, dan politik dengan berbagai cara agar tidak semakin terpuruk.

Begitu pula yang dialami Indonesia. Setelah selama ini dinilai cukup jarang memadu keintiman dengan Amerika Serikat (AS), belakangan Presiden Jokowi cukup terbuka menerima uluran tangan AS dalam penanganan pandemi Covid-19.

Setelah beberapa waktu silam kedua kepala negara, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Jokowi, sepakat bekerjasama melawan pandemi Covid-19 dan disimbolkan melalui pesan kuat dengan berbalas mention di twitter, kali ini hubungan keduanya dinilai memasuki jenjang yang lebih serius.

Tidak tanggung-tanggung, “mahar” berupa lahan seluas empat ribu hektare di Brebes, Jawa Tengah sedang disiapkan sebagai basis relokasi perusahaan-perusahaan AS dari Tiongkok yang terdampak pandemi Covid-19.

Hal ini terjadi setelah tektok yang mulus dinilai telah berhasil diwujudkan antara Presiden Jokowi dengan Presiden Trump, yang kemudian dilanjutkan dengan tindak lanjut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Tentu mustahil Tiongkok tidak menyadari dinamika tersebut sejak jauh-jauh hari. Selain karena perekonomian yang tengah terpuruk akibat pandemi, tekanan blame game Barat yang menyalahkan Tiongkok sebagai biang keladi pandemi Covid-19 dinilai mulai berhasil mempengaruhi banyak negara untuk menyalahkan negara yang dipimpin oleh Xi Jinping tersebut.

Dasar itu pula yang dinilai menguatkan interpretasi bahwa sebuah lobi serius tengah dilakukan ketika akhir pekan lalu, Menteri Pertahanan (Menhan) Tiongkok Wei Fenghei dikabarkan secara khusus menghubungi Menhan Prabowo Subianto untuk menegaskan komitmen Tiongkok dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Redaksi

Baca Juga