Judas Priest Tampil Perkasa Diusia Senja

Jakarta, Akuratnews.com - Meskipun usianya tak lagi muda, namun penmpilan band Heavy Metal asal kota Birmingham Inggris Judas Priest ini tampil sangat perkasa di konser penutup rangkaian tour dunianya Fire Power bertajuk Judas Priest Live in Concert, yang berlangsung di Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta Jum’at (7/12).

Dengan balutan sound system dan tata lampu yang nyaris sempurna, Rob Halford dan kawan kawan benar benar menunjukkan kelasnya sebagai God of Heavy Metal. Usia sepertinya tak jadi penghalang, bahkan hampir semua punggawa Judas Priest tampil dengan penuh energi.

Rob sendiri meskipun secara gaya sudah sedikit lamban tetapi masih mampu mondar mandir menyusuri panggung sambil menyuguhkan lengkingan vocalnya yang masih tetap prima. Nada nada tinggi masih mampu ia gapai dengan gampang.

Sesuai jadwal yang ditetapkan, konser Judas Priest dimulai tepat pada pukul 20.00. Rob Halford (Vokal), Andy Sneap (Additional Gitar), Richie Faulkner (Gitar), Ian Hill (Bass) dan Scott Travis (Drum) akhirnya muncul diatas panggung dan langsung memainkan single hits mereka, 'Firepower' yang juga sekaligus merupakan judul album terbarunya yang dirilis pada Maret 2018 lalu.

Usai membawakan single hits ‘Fire Power’, seluruh personil Judas Priest tanpa jeda terus menyuguhkan karya-karyanya yaitu 'Running Wild' dan 'Grinder'.

Setelah itu Rob mengambil jeda sebentar untuk menyapa para fansnya yang hadir pada malam itu dengan sapaan "Halo Indonesia, halo Jakarta, Apa Kabar?. Are you ready?" teriak yang langsung mendapat sambutan riuh dari para penonton.

Usai menyapa penggemarnya, Rob sepertinya tak mau berlama-lama memberikan istirahat kepada fansnya. Lagu Rinner, Ripper, Lighting Strike, Desert Plains', 'No Surrender' Turbo Lover hingga lagu 'Hell Bent For Leather' dan Paint Killer.

Dalam lagu ‘Hell Bent For Leather’ Rob membawa motor gede Harly Davidson keatas panggung guna melengkapi aksinya.
Glenn Tipton muncul menjelang akhir konser seperti kita tau, gitaris utama yang sekaligus pendiri band Judas Priest Glenn Tipton belakangan menderita parkinson.

Namun ia tetap mengambil kesempatan untuk tampil dihadapan para fansnya di Indonesia untuk memainkan gitar di tiga lagu terakhir yaitu ‘Metal Gods’, Breaking The Law, dan Living After Midnight.

Wajah sumringah tampak dalam penampilan glenn Tipton malam itu, meskipun dalam kondisi parkinson ia yang dideritanya ia tetap berusaha tampil maksimal dengan gitar Jacksonnya. Sambil sesekali tertawa dengan menampakkan wajah yang tetap ceria, ia turut memainkan 3 lagu pamungkas yang salah satunya merupakan lagu wajib bagi penggemar Judas Priest yaitu ‘Breaking The Law’ yang fenomenal dikalangan penggemarnya di Indonesia atau bahkan dunia.

Diakhir konser yang menyuguhkan 19 lagu dengan durasi tak kurang dari 80 menit itu para personil Judas Priest seperti takmau berpisah dengan penonton. Ia tetap masih berada diatas panggung sambil membagi bagikan pick serta stick drum kepada para penonton.

Penonton pun seperti tak mau beranjak meskipun konser sudah usai.
Para personil Judas Priest memang sangat humble, hal itu ditunjukkan sejak menggelar jumpa pers sehari sebelumnya. Bahkan para wartawan sempat berfoto dengan Rob Halford di Hard Rock Cafe, Jakarta, meskipun ada pengawalan dari pihak panitia.

Penampilan garang dengan lagu lagu garang tak selalu mengidentikkan pribadi yang garang atau bahkan angkuh. Hampir seluruh personil Judas Priest justru terlihat sangan ramah dan friendly. Kesan ini yang kami tangkap sejak mengikuti press conference hingga konser berakhr.

Secara keseluruhan konser Judas Priest di Jakarta berlangsung sukses, baik dari segi tata panggung, Sound System, Lighting system dan lain lain. 

Diakhir konser Chief Executive Officer (CEO) Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, sempat berucap, “Mega konser perdana Judas Priest di Indonesia berlangsung sangat meriah, sehingga saya punya keinginan untuk kembali mendatangkan para legenda musik dunia ke negeri ini”, Ucap Anas.

Lewat akun Facebooknya Anas juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam mewujudkan kesuksesan konser Judas Priest ini, tak terkecuali kepada para penonton yang sudah menjadi saksi sejarah pertama kalinya sang Metal God itu tampil di Indonesia.

Bagi Rajawali Indonesia Communication, konser Judas Priest merupakan konser terakhir atau konser penutup dari seluruh rangkaian kegiatannya disepanjang tahun 2018.

Seperti kita tau, sebelumnya Rajawali juga telah sukses menggelar 'JogjaRockarta 2018' dan membawa diva pop dunia Mariah Carey tampil di Candi Borobudur, Magelang, serta Prambanan Jazz dan event lainnya. (Irish)

Penulis:

Baca Juga