Jurnalis Ini Dipanggil Sang Kuasa, YPJI Ikut Berduka

Jakarta, Akuratnews.com - Kabar duka datang dari kawan jurnalis, Yulia Dewi. Jurnalis tabloid Bintang Film yang sudah enam bulan belakangan ini menderita gagal ginjal, harus tutup usia, Rabu (23/9).

Yulia sendiri sempat disambangi pengurus Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) pada Minggu (13/9). Dan tepat sepuluh hari setelah disambangi, ibu satu anak ini menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya di Ciledug, Tangerang.

Seperti diceritakan sang ibu, pagi hari sekitar pukul enam pagi, Yulia bangun. Sang ibu sempat menawarkan sarapan. Namun saat dibawakan sarapan, Yulia tampak tertidur lagi dan saat dibangunkan, Yulia tak kunjung terbangun.

Saat itulah sang ibu, tampak panik dan terus membangunkan Yulia. Tapi jurnalis yang sudah harus cuci darah seminggu dua kali ini, tetap tak kunjung bangun.

Saat dicek lebih lanjut, Yulia ternyata sudah tak lagi bernafas, disitulah keluarga akhirnya tahu jika Yulia sudah dipanggil sang kuasa untuk selamanya.

Sejumlah jurnalis mengetahui Yulia tutup usia sekitar pukul delapan pagi. Adik Yulia, Yayan mengirimkan pesan WA mengabarkan kepergian sang kakak.

Dan sekitar dua puluh jurnalis pun mendatangi rumah duka Yulia, termasuk pengurus YPJI yang diwakili tiga kepala bidang (kabid) yakni Dewi Sjafrianis, Indrawan Ibonk dan Erie.

Dalam kesempatan ini, pengurus YPJI menyampaikan tali kasih tanda bersimpati dan ikut berduka cita bagi keluarga Yulia dan diterima langsung oleh ibunda Yulia.

Selain tali kasih, pengurus YPJI juga menitipkan rasa bela sungkawa dari Pembina YPJI, Agus A Mile.

"YPJI merasa kehilangan atas meninggalnya Yulia, dan bersyukur kita sudah sempat menengok saat Yulia dirawat di RS Sari Asih, Ciledug, beberapa waktu lalu," ujar Agus.

Sebelumnya, pada Minggu (20/9) YPJI juga menyambangi dua jurnalis yang sakit dan tengah terimbas pandemi Corona.

Jurnalis pertama yang dikunjungi adalah Doni Stanza di Bogor. Jurnalis eks Tabloid Nyata yang kini di Arsy.com ini sempat dirawat di sebuah RS di Cilegon, Banten lantaran mendadak sesak nafas.

Setelah didiagnosa dokter, Doni dinyatakan terkena paru-paru. Dan Alhamdulillah, pria yang sempat menjadi fotografer ini tak terpapar virus Covid-19.

Sedangkan jurnalis kedua yang disambangi adalah Ismail. Eks jurnalis Travelounge ini, dua anaknya serta sang adik sempat dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.

"Tapi sekarang, sudah dua minggu, anak dan adik saya sudah dinyatakan negatif Covid-19. Rumah saya ini sempat diisolasi selama dua bulan," cerita Ismail yang bersama sang istri dinyatakan negatif Covid-19.

Sebelum dua anak dan adiknya dinyatakan positif Covid-19, salah satu anak Ismail yang di pesantren juga terkena musibah kecelakaan lalulintas.

"Anak saya terlindas truk tronton, tapi Alhamdulillah, selamat dan hanya luka ringan," cerita Ismail yang juga sudah dirumahkan dari pekerjaannya di awal pandemi Covid-19 menimpa negeri ini.

Dalam kesempatan ini, YPJI kembali menyerahkan donasi berupa uang tunai, sembako dan suplemen herbal dari herbalis Ratu Givana bagi dua jurnalis ini.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga