KADIN Komite Brunei dan Filipina Siap Bantu Pasarkan Produk UKM dari Jawa Timur ke Mancanegara

Sidoarjo, Akuratnews.com - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Komite Brunei dan Filipina bersedia membantu untuk memperkenalkan produk para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Provinsi Jawa Timur ke Mancanegara, terutama di Brunei dan Filipina.

Hal itu dikemukakan pengurus Kadin Komite Brunei dan Filipina, Wina Ayu Kencono Larang pada Akuratnews.com saat berkunjung ke Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Provinsi Jawa Timur, yang ditemui Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran, Achmad Basuki di ruang kerjanya, Senin (9/9/2019).

"Kami siap bantu memperkenalkan produk UKM Jawa Timur ke Brunei dan Filipina," kata Wina Ayu, sapaan akrab Wina Ayu Kencono Larang ini.

Dalam memperkenalkan produk tersebut, tambah Wina Ayu, dirinya bakal berupaya menggandeng para pengusaha Brunei agar mau menanamkan modalnya, sedangkan distribusi dan pemasarannya ke Filipina.

"Ya, kami akan ajak pengusaha Brunei untuk berinvestasi, karena negaranya kaya dan Filipina sebagai konsumen, karena warga negaranya dikenal konsumtif," jelas Ibu yang baru dinobatkan sebagai 'Best Women in Professional 2019' ini.

Selanjutnya, Wina Ayu juga menyinggung banyaknya keluhan para pelaku UKM soal pengurusan 'kelayakan produk' yang dikeluarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikasi 'halal' dinilai memberatkan, karena terlalu mahal.

"Banyaknya keluhan para pelaku UKM terkait urusan BPOM dan sertifikasi halal, karena sangat mahal, tak bisa dipungkiri. Sehubungan dengan masalah ini, bagi para pelaku UKM, kami siap menjembatani," tandasnya.

Sementara itu, Kabid Pemasaran, Diskop dan UKM Provinsi Jawa Timur, Achmad Basuki menuturkan, pihaknya merasa terhormat dan bangga menerima kunjungan tamu dari Kadin Komite Brunei dan Filipina tersebut.

"Saya sangat senang dikunjungi Ibu Wina Ayu. Kebetulan beliaunya itu pengurus Kadin untuk wilayah Brunei dan Filipina, sehingga dengan melihat galeri ini, Ibu Wina bisa bantu ekspor produk UKM, dengan promosi atau memasarkannya ke luar negeri, terutama Brunei dan Filipina. Nah, kami dari Pemprov hanya membina dan memfasilitasi produk UKM dari berbagai daerah di Jawa Timur," ujarnya tersenyum.

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Redaksi

Baca Juga