Kadivpas Kemenkumham Jabar Beri Pesan Khusus di Rutan Cilodong Depok

Kadivpas Kemenkumham Jawa Barat Taufiqurrahman (baju putih) saat menijau vaksinasi Covid-19 di Rutan Cilodong Depok, Rabu,(4/8)
Kadivpas Kemenkumham Jawa Barat Taufiqurrahman (baju putih) saat menijau vaksinasi Covid-19 di Rutan Cilodong Depok, Rabu,(4/8)

AKURATNEWS.COM - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kadivpas Kemenkumham) Jawa Barat Taufiqurrahman memberikan pesan khusus terkait kesehatan di masa pandemi Covid-19 bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Cilodong Depok.

Pesan itu disampaikan Taufiqurrahman saat meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi 1.344 WBP di Rutan Kelas I Cilodong Depok Rabu,(4/8)

Kepada para WBP, Taufiqurrahman berpesan agar disiplin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari di masa pandemi Covid-19.

Taufiqurrahman mengatakan, dengan disiplin kita pasti dapat melalui pandemi ini. "Asal kita disiplin terhadap protokol kesehatan", ucapnya di Rutan Cilodong Depok.

Kesempatan itu, Kadivpas Kemenkumham Jawa Barat ini juga berucap terima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat membantu proses vaksinasi Covid-19.

"Kami juga ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan teman-teman dari RS.Bhayangkara Brimob Kelapa Dua yang membantu pelaksanaan vaksinasi ini", ujar Taufiqurrahman

"Mudah-mudahan ini bisa meminimalisir bahkan mencegah penyebaran virus Covid-19”, tambahnya.

Plt.Kepala Rutan Kelas I Depok, Muhamad Irvan Muayat mengungkapkan rasa syukur pelaksanaan vaksinasi berjalan kondusif.

Kesempatan itu Irvan juga menyampaikan terima kasih segenap pihak yang telah bersinergi suksesi pelaksanaan vaksinasi bagi WBP di Rutan Cilodong.

Dia menambahkan, selain harus tetap menerapkan protokol kesehatan, pemberian vaksinasi ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan Rutan Kelas I Depok terhadap kebijakan Pemerintah dalam mensukseskan penanggulangan penyebaran Virus Covid-19.

Diketahui, pada vaksinasi dosis pertama, dari 1.433 WBP, hanya 1.384 WBP yang telah mendapatkan Vaksinasi Covid-19 jenis AstraZeneca.

Sebanyak 48 WBP lain tidak dapat divaksin lantaran sakit dan 1 WBP dikarenakan masa pidananya sudah berakhir dihari pelaksanaan vaksinasi.

Sedang, para WBP akan mendapatkan kartu tanda telah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Untuk pelaksanaan dosis kedua akan dilakukan 2 Bulan mendatang pasca pemberian dosis pertama.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor: Redaksi

Baca Juga