Kajari Depok Diharapkan Jaga Marwah Kebersamaan, Kekompakan Internal Kejari

Depok, Akuratnews.com- Menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Depok Sri Kuncoro diharapkan bisa menjaga marwah kebersamaan, kekompakan di internal Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

Hal itu disampaikan Yudi Triyadi yang kini menjabat Kepala bagian Reformasi dan Birokrasi pada Biro Perencanaan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) di Depok,Jumat,(28/8/2020).

"Harapan saya juga kepada Kejari baru, jika ada kebijakan di masa kepemimpinan saya yang kurang, agar dapat ditutupi dan dijalankan lebih baik lagi," ucap Yudi Triyadi saat acara lepas sambutnya di Kejari Depok.

Pada jajaran yang ditinggalkan, Yudi mengatakan agar tetap jaga kebersamaan dan kekompakan. "Teman-teman Kejari Depok agar terus menjaga kebersamaan dan kekompakan," katanya.

Sementara, Sri kuncoro mengaku baru pertama kali menginjakan kakinya di Kejari Depok. Jabatan sebagai Kejari Depok merupakan pengalaman yang luar biasa.

"Kantor dan ruangannya pun excited. Intinya dukungan bantuan teman-teman semua sangat diharapkan. Bangun kekompakan dan sinergitas untuk membangun lebih baik,” ujarnya.

Terkait raihan dan capaian Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Kejari Depok dalam pemaparan internal Kejaksaan tingkat Nasional, diapresiasi Sri.

"Saya apresiasi, pemaparan WBK rangking I Nasional di internal Kejaksaan meski belum dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB)," ujar Sri.

Menurutnya, yang perlu diingat jangan terfokus dengan sertifikat WBK saja, tetapi harus dijalankan. Merubah perilaku.

"Tujuan WBK bukan sekedar mendapatkan sertifikat dan insentif, akan tetapi harus dijalankan dengan baik," kata Kajari Depok.

Seperti diketahui, sejak dilantik 24 Oktober 2019, jajaran Kejari di bawah pimpinan Yudi Triyadi,.jajaran kejaksaan belum ada yang mendapatkan laporan terperiksa.

Demikian juga dengan Zona Integritas (ZI) wilayah bebas korupsi, Kejari Depok bisa berkompetisi hingga tingkat Nasional.

Penulis:

Baca Juga