Perang Dagang Apple vs Huawei

Kalah Inovasi dari Merek Lokal, Konsumen Cina Tinggalkan Apple

Jakarta, Akuratnews.com – Cina terus merangsek industri smartphone hampir di semua segmentasi pasar di dunia. Kekuatan Cina juga diimbangi dengan produk smartphone yang penuh inovasi dan terus berkembang, terlebih di pasar negara itu yang demikian pesat.

Lantas bagaimana nasib vendor lain yang mentargetkan keuntungan besar di pasar Cina tersebut?

Adalah Apple yang dalam satu tahun terakhir ini merasakan sulitnya menguasai pasar smartphone di Cina. Ambisi Apple tidak berjalan mulus lantaran menghadapi persaingan ketat dari pabrikan lokal seperti Huawei dan Xiaomi dengan pendapatan yang terus menurun.

Reuters melaporkan hasil pengamatannya terkait seberapa besar konsumen di Cina yang beralih dari iPhone ke merek lokal mereka.

Menurut Reuters, pangsa pasar Apple di Cina turun dari 81,2 persen menjadi 54,6 persen selama setahun terakhir untuk kategori harga $500 – $800 atau berkisar Rp7 juta sampai dengan Rp11,5 juta.

Berbeda dengan Apple, pangsa pasar Huawei di kategori yang sama justru melonjak dari 8,8 persen menjadi 26,6 persen. Laporan Reuters memberikan indikasi yang jelas ke mana perginya pangsa pasar Apple.

Neil Shah, direktur riset di Counterpoint, merujuk pada seri iPhone X yang harganya mulai $1.000 ke atas mengatakan, sebagian besar pembeli ponsel pintar China tidak siap untuk mengeluarkan lebih dari $1.000 (~Rp14 juta) untuk sebuah ponsel.

Menurut dia, hal ini membuat celah signifikan di segmen harga $800 ke bawah yang diisi oleh vendor Cina dengan sigap.

Namun tergerusnya pasar Apple bukan hanya soal harga semata. Apple dinilai tidak memiliki fitur yang diinginkan konsumen Tiongkok, khususnya di sektor kamera. Berbeda dengan pesaingnya yang terus berinovasi dengan kamera berlensa banyak, seperti Huawei P20 Pro dan Mate 20 Pro.

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga