Kamasta Desak KPK Periksa Bupati dan Kabag ULP Mubar

AKURATNEWS - Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (Kamasta) mendatangi gedung komisi Pemberantasaan korupsi, Rabu, 03 November 2021).

Guna melaporkan Bupati Muna Barat (Mubar) dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Muna Barat (Mubar) atas dugaan adanya praktek perampokan melalui tender barang dan jasa.

Koordinator Lapangan, Agus, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kajian dan diskusi kami menduga ada permainan serta praktek perampokan melalui tender barang dan jasa di ULP Mubar.

"kami menduga pihak ULP melakukan praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotism dalam proses lelang proyek pada Tahun Anggaran 2021,". ujar Mahasiswa Universitas Nasional itu dalam keterangan persnya.

Dalam penelusuran yang kami lakukan, kata Agus, bahwa webside dan server Layanan Pengadaan Secara Eletronik (LPSE) bermasalah. Pasalnya terkadang tidak ditemukan dan susah diakses pada waktu-waktu tertentu.

"Sehingga kami meminta KPK RI untuk melakukan audit pada sistem IT ULP Mubar," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pergerakan dan Advokasi Kamasta, Fitman Andilas Menambahkan bahwa berdasarkan temuan dilapangan kami menduga ada beberapa perusahaan di tahun anggaran 2020 memenangkan tender secara fiktif dengan tidak pernah ikut pembuktian pada kualifikasi di ULP Muna Barat.

“Adanya dugaan kongkalingkong dalam upaya melakukan perampokan dan monopoli yang dilakukan oleh kelompok tertentu yang bermodus tender barang dan jasa, ini jelas dapat berpotensi terjadinya korupsi yang hingga dapat merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah,” ucap alumni Mahasiwa Gorontalo.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Yandi Permana

Baca Juga