Kambawuna Gelar Ekspedisi Benteng Kerajaan Muna, KNPI Muna Siap Kolaborasi Demi Kelestarian Sejarah

AKURATNEWS. COM - Komunitas Pemerhati Budaya Warisan Suku Wuna (Kambawuna) bakal menggelar Ekspedisi Benteng Kerajaan Muna pada tanggal 31 Oktober 2021. Kegiatan itu nantinya akan di dampingi oleh Unit Pelaksana Teknis (UPTD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Museum Bharugano Wuna Kabupaten Muna, Sultra.

Dalam ekspedisi itu juga akan turut diramaikan oleh berbagai kalangan komunitas pemuda yang ada di Muna, dan nantinya akan bergabung bersama Kambawuna di Museum Bharugano Wuna.

Akan bergabung pula dalam kegiatan Ekspedisi Kerajaan di Bumi Sowite itu, lembaga organisasi Nasional kepemudaan di Kabupaten Muna, yakni DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Salah satu pendiri komunitas Kambawuna, Ramadhan kepada wartawan mengatakan jika kegiatan ini dilaksanakan untuk kepedulian kami terhadap situs sejarah peninggalan leluhur kami di Muna.

" Kami peduli dengan peninggalan leluhur kami, olehnya itu bersama beberapa komunitas yang ada, akan melaksanakan ekspedisi itu dan kami lakukan semua ini untuk menjaga kelestariannya," Ucapnya.

Sekretaris DPD II KNPI Muna, L.M Mukhlis Imam Bangsawan yang sering disapa Mian, terkait keikutsertaan lembaga mereka, menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari salah satu kegiatan yang sakral karena dalam tujuannya kita sebagai pemuda diwajibkan untuk selalu mengingat nilai-nilai peninggalan sejarah leluhur kita khususnya di Kabupaten Muna.

"Adanya kegiatan Ekspedisi ini, kita diwajibkan untuk mengingat nilai nilai historisnya, sehingga nantinya akan melahirkan sikap kepedulian kita terhadap nilai-nilai budaya dan sejarah yang dititipkan para leluhur kepada kita utamanya pada generasi penerus," Tutur Mian juga pada Akuratnews.com.

Dengan kegiatan itu juga, lanjut Sekretaris KNPI Muna itu, bahwa selaku pengurus organisasi kepemudaan di Muna, akan siap turun lapangan dalam menjejaki peninggalan-peninggalan leluhur di tanah Muna, dikarenakan hal itu menjadi sesuatu yang sangat penting untuk di jaga kelestariannya.

"Sebagai bagian dari Pemuda Kabupaten Muna, kami siap turun lapangan, kami juga akan turut berkreasi dan berkolaborasi dengan komunitas lainnya, karena ini adalah gerakan nyata dan kami sangat mengapresiasi gerakan nyata seperti ini, Insya Allah kedepannya KNPI Muna akan aktif dalam kegiatan yang melestarikan nilai-nilai historis seperti ini," ujarnya.

Sementara Kepala UPTD Dikbud Museum Bharugano Wuna, Hady Wahyudi, juga saat dikonfirmasi dengan kehadiran Lembaga Nasional Kepemudaan di Muna dalam rangka kegiatan Ekspedisi itu, mengatakan jika pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya respon cepat dari mereka (KNPI Muna) mengikuti kegiatan tersebut, apalagi mereka adalah lembaga yang mewakili pemuda milenial khususnya di Muna.

Hadi sapaan akrab Ka.UPTD Dikbud Museum Barugano Wuna menambahkan, jika dalam Ekspedisi sebelumnya pesertanya berjalan mengelilingi melihat kondisi Benteng Kerajaan Wuna, kali ini DPD II KNPI Muna menginisiasi akan melaksanakan kegiatan bhakti sosial seperti pembersihan situs sejarah dan bantuan sosial untuk masyarakat yang berada diwilayah Benteng Kerajaan Wuna.

"Agenda ekspedisi sebelumnya pada ekspedisi jilid satu dan dua, juga banyak komunitas yang terlibat. Seperti di Tahun 2018 lalu, sebanyak 1000 orang turut hadir menjelajahi benteng Kerajaan Wuna.Semua peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok, berjalan mengelilingi benteng.Hanya untuk kali ini ada inisiasi dari KNPI Muna bahwa mereka akan melakukan kegiat bhakti sosial, bersih bersih situs dan memberikan bantuan sosial. Jadi kegiatan ini adalah seperti jejak petualangan," Tuturnya.

Dia juga menjelaskan jika peminat Ekspedisi Benteng Kerajaan Wuna ini sangat banyak. Dan saat ini di wilayah Kecamatan di Muna sudah banyak komunitasnya yang terbentuk hingga masing masing komunitas memiliki logo logo organisasi yang peduli akan arti peninggalan sejarah di Muna.

Hadi juga membeberkan, bahwa bukti nyata peninggalan sejarah di Muna terdiri dari benteng Kerajaan sepanjang Delapan kilometer yang mengelilingi sebuah Masjid tua, batu pelantikan Raja, makam para Raja, juga mengelilingi benteng serta peninggalan meriam.

Tidak hanya itu, menurut Ka.UPTD Museum itu bahwa pihaknya pernah kedatangan tim arkeolog yang sudah melakukan survei peninggalan peninggalan sejarah di Muna. Dan hasilnya banyak terdapat benteng benteng penyanggah.

"Adanya sekitar 30 benteng, bahkan lebih. Kemarin ditemukan Fosil tengkorak di kampung lama di Gua Karalasi dan saat ini sementara dibawah simpel giginya, bahkan ada juga bangkai perahu sudah dibawah kelaboratorium untuk dicek berapa usianya," Ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Hadi Wahyudi, jika selama ini Bharugano Wuna sudah beberapa kali melaksanakan Ekspedis, kedepannya UPTD Dikbud Museum Bharugano Wuna bakal melaksanakan festival budaya tahunan.

"Hadirnya KNPI dalam Ekspedisi ini, kedepannya nanti bisa bersinergi bersama pemerintah dalam hal ini Dikbud Muna untuk mendorong suksesnya festival budaya nanti. Dengan harapan KNPI Muna dibawah pimpinan La Ode Muhram Nadu dan Mian serta teman teman KNPI lainnya bisa lebih maju dengan kinerja yang baik serta mampu lebih masif untuk menyatuakan elemen elemen pemuda di Muna. Kami doakan KNPI Muna selalu sukses dan jaya," Tandasnya

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga