Kapolresta Depok: Manajemen Media Jadi Program Unggulan Kapolri

Depok, akuratnews.com- Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto mengungkapkan manajemen media merupakan program unggulan Kapolri. Hal itu lantaran media jadi salah satu mitra penting bagi Polri.

Hal itu disampaikan Didik saat acara sillaturahmi dan buka puasa bersama antara Kapolresta Depok dan komunitas wartawan yang tergabung di Depok Media Center (DMC) Jumat,(31/5/2019).

"Bapak Kapolri mencanangkan program yang salah satu program unggulanya adalah manajemen media. Program media mempunyai porsi yang besar dibanding program lainya" ucap Didik.

Didik menuturkan media bisa memberikan informasi apa saja yang sudah dilakukan dan juga bisa menjadikan lebih intim antara kepolisian dengan masyarakat. "Hal itu yang melahirkan program manajeman media", jelasnya.

Dari setiap permasalahan yang ada, lanjutnya, Polri selalu bermitra dengan media lantaran media bisa membuat suasana jadi tenang dan bisa membuat masyarakat hiruk pikuk. Karenanya media sangat mempunyai peranan.

Ditambahkan, dalam pilar demokrasi, media sebagai fungsi kontrol dalam mengawasi tentang kegiatan yang dilakukan eksekutif, legislatif, yudikatif.

Dari versi perspektif kepolisian, dari pengemban fungsi menjaga Kamtibmas, media memberikan informasi yang akurat, berimbang dan juga informasi yang perspektif untuk menjadi persatuan dan kesatuan

Di Kota Depok, menurut Didik kerjasama polisi dengan media sangat bagus ditahaban Pemilu. Dari awal sampai akhir. "Media memberitakanya dengan sangat berimbang dan soft sehingga dinamika masyarakat Depok jadi adem nyaman dan beriman", katanya

Dalam acara sillaturahmi dan bukber itu juga membahas tentang bagaimana peran media pers di tengah gencarnya serbuan media sosial, serta bagaimana wartawan melaksanakan tugas dan fungsinya di saat begitu banyaknya media dan wartawan sekarang ini.

Ketua Pembina DMC Rusdy Nurdiansyah mengatakan Media massa memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar dalam mengedukasi masyarakat. Karenanya tuntutan terhadap profesionalitas wartawan menjadi sangat tinggi.

"Sekarang ini siapa saja bisa menjadi wartawan. Tapi, untuk menjadi wartawan yang profesional dan kompeten, mentaati Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik tidaklah mudah,” kata Rusdy Nurdiansyah, yang juga wartawan senior harian Republika.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga