Karena Desakan Keluarga, Mayat La Amis Ando di Autopsi oleh Tim Dokter Forensik

Suasana proses Outopsi Mayat La Amis Ando di TPU Warangga Kabupaten Muna
Suasana proses Outopsi Mayat La Amis Ando di TPU Warangga Kabupaten Muna

AKURATNEWS - Karena desakan keluarga korban untuk mencari tau kebenaran meninggalnya La Amis Ando akhirnya hari ini (7/05/2022), sekira pukul 13.00 Wita, Polres Muna Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan Outopsi terhadap mayat almarhum La Amis Ando di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Warangga, dengan mendatangkan tim Gabungan dokter forensik Polda Sultra.

Dalam prosesnya,di mulai sekitar pukul 13.30 dengan memulai penggalian makam korban oleh keluarganya bersama warga yang dipercayakan oleh Polres Muna, yang disaksikan oleh tim gabungan dokter forensik bersama satuan petugas Polres Muna di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Warangga.

Hal tersebut dilakukan untuk autopsi, guna untu kepentingan peradilan sebagaimana yang tercantum dalam Kita Undang undang Hukum Acara Pidana (KUHP) Pasal 133, yang menyatakan guna kepentingan peradilan dalam menangani seorang korban yang di akibatkan apakah itu dikarenakan luka, keracunan ataupun mati karena dugaan tindak pidana.

Usai dilakukan penggalian, mayat korban di angkat dan diletakan di atas meja oleh tim gabungan dokter forensik Polda Sultra, untuk dilakukan persiapan Outopsi.

Salah satu warga Jalan Kancil Kelurahan Watonea, Kantona, yang juga merupakan kerabat korban saat ditemui di TPU Warangga mengatakan kalau dirinya merupakan salah satu yang menggali kubur korban saat akan dilakukan Outopsi oleh pihak Tim gabungan dokter Polda Sultra.

" Yang menggali kubur itu ada lima orang di tambah keluarga lima orang juga. Dan ada juga disaksikan dari HAM. Kita juga diajarkan caranya oleh dia," Ucapnya.

Ia mengatakan juga bahwa aat ini sementara dilakukan Outopsi oleh pihak dokter di saksikan juga oleh orang HAM itu.

Ditempat yang sama di TPU Warangga, salah satu kerabat korban, Muharam sangat mengharapkan kerja profesional tim gabungan dokter forensik Polda Sultra, agar keadilan dapat di ungkap. Sehingga publik tidak menjadi bertanya tanya lagi atas meninggalnya almarhum La Amis Ando pada Rabu lalu itu.

" Yah mudah mudahan dokter forensik bekerja secara profesional. Artinya kita menaruh kepercayaan kepada mereka. Dan Mudah mudahan semua pihak setelah keluar hasil Outopsi bisa menerima dgn lapangan dada atas hasil itu,"Tukasnya.

Dilain sisi, lanjut Muharam bahwa soal terbukti atau tidaknya, di Polres Muna itu kan dilengkapi dengan berbagai macam Cctv. Ini biar bisa diketahui apakah korban saat di ambil dilangsungkan ke Polres atau di bawah ketempat lain.

" Semua ini biar di tau. Yang benar, yah benar. Yang salah, yah Salah," Tandasnya.

Amatan Akuratnews.com di TPU Warangga, terlihat banyak dari kalangan warga Kota Raha turut menyaksikan dari jarak jauh, proses Outopsi korban yang dilakukan oleh tim gabungan dokter forensik Polda Sultra.

Sementara itu terkai proses Outopsi hingga pukul 16.00 Wita yang masih sementara dilaksanakan oleh tim gabungan dokter forensik Polda Sultra masih sementara berjalan

Hingga berita ini di tayangkan,Kapolres Muna, AKBP Mukailfin belum dapat di konfirmasih, begitu pula tim gabungan dokter forensik Polda Sultra.

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga