Karir Politik Anies Dijegal??

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jakarta, Akuratnews.com - Di awal tahun 2020, Jakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang terkena banjir akibat guyuran hujan deras yang terjadi selama berhari-hari. Hal tersebut menjadi polemik, setelah banyak pihak menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mampu menangani banjir dan tidak memiliki konsep yang jelas dalam penanganannya.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Anies tidak mengerti konsep penanganan banjir dan menyebut banjir tahun 2020 merupakan yang terparah sejak 2007.

Setelah itu, polemik lain muncul, kali ini mengenai revitalisasi Monas yang dianggap mengabaikan perizinan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Lalu, berbagai pihak juga menuduh Pemprov DKI Jakarta mengabaikan persoalan lingkungan.

Prasetyo bahkan menyebut akan memperkarakan Anies mengenai persoalan revitalisasi Monas jika tidak dihentikan.

Polemik berikutnya adalah terkait pagelaran Formula E, setelah mencuat kabar terdapat kesalahan pengetikan dalam surat usulan yang dikirim Anies kepada Mensesneg. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, memberikan pernyataan bahwa ada kesalahan dalam penerbitan rekomendasi yang diberikan.

Atas kejadian tersebut, lagi-lagi Prasetyo Edi bahkan menyebut Anies telah melakukan manipulasi dan kebohongan publik.

Menurutnya, Anies melakukan manipulasi dan kebohongan publik melalui surat usulan yang dikirimnya kepada Mensesneg karena pihak yang memberikan rekomendasi dalam surat usulan tersebut tidak merasa memberikannya.

Di tengah polemik Formula E, peristiwa lain justru kembali mencuat dalam pemberitaan, yaitu terkait polemik revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).

Tak sedikit meyebutkan bahwa revitalisasi TIM itu membuat para seniman dan budayawan terancam kehilangan tempat untuk menjalankan aktivitasnya.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Redaksi

Baca Juga