Kasat Reskrim Polres Matim Sidak Sejumlah Apotik di Borong untuk Pastikan Ketersediaan APD COVID-19

Tim Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur dan Petugas Dinkes Matim saat Sidak sejumlah Apotek di Borong, Matim. Selasa, (31/03/2020). Foto: Tim Akuratnews.com/ Yohanes Marto.
Tim Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur dan Petugas Dinkes Matim saat Sidak sejumlah Apotek di Borong, Matim. Selasa, (31/03/2020). Foto: Tim Akuratnews.com/ Yohanes Marto.

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Mengantisipasi kurangnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 di Manggarai Timur jajaran Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Timur (Matim) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Diskoperindag Matim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Apotek di Kota Borong. Selasa, (31/03/2020).

Operasi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Matim Iptu Deddy S. Karimoy, SH.,MH itu diikuti oleh Kabid SDK Dinkes Matim Pranata Kristiani Agas, Kabid Perdagangan Yoseph Sabin, SH, dan Kasi Kerja Sama Perdagangan Yosefinus K. Tampang dari Dinas Koperindag Matim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Apotek di Kota Borong.

Kasat Reskrim Polres Matim Iptu Deddy S. Karimoy, SH, M.Hum pada kesempatan itu menyampaikan, sidak yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari Operasi yang disebut Amanusa Dua II.

"Sasaran sidak yang kami lakukan lebih kepada alat pelindung diri (APD) berkaitan dengan ancaman virus Corona atau Covid 19 dan yang menjadi sasaran kami adalah memastikan ketersediaan sarana kesehatan itu di apotik", jelas Iptu Deddy

Selain memeriksa ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), kasat Reskrim Polres Borong bersama Dinkes Matim dan Koperindag Matim mensosialisasikan aturan harga peralatan kesehatan di beberapa apotik di kota Borong.

Pada kesempatan itu, Kasat Reskrim Polres Matim bersama beberapa dinas terkait melakukan pengecekan stok barang masuk, faktur pembelian dan stok ketersediaan barang.

Adapun sasaran sidak yang dilakukan diantaranya, Apotik Cendana Farma, Apotik Widya Farma, Apotik Aveno Farma, Apotik Setia Farma, dan Apotik Langga Farma Peot.

Dari hasil Sidak, ditemukan banyak terjadi kelangkaan ADP bahkan stok untuk beberapa barang di beberapa apotek kosong mulai sejak bulan Januari sampai bulan Maret 2020 karena pasokan dari distributor sangat terbatas.

"Fakta lapangan yang kami dapatkan tadi rata-rata di apotik alat kesehatan sudah sangat berkurang bahkan tidak tersedia," ungkap Iptu Deddy.

Kegiatan hari ini juga memastikan ketersediaan sembilan (9) bahan pokok di pasar dan harga-harga sembilan bahan pokok itu juga akan kami cari tahu.

"Misi kami dalam Operasi Amanusa Dua sasaranya seperti itu, ketersediaan APD dan 9 bahan pokok dipasaran dengan harga yang normal dan tidak terjadi penimbunan", jelasnya

Kasat Reskrim Polsek Matim berharap tidak ada penimbunan APB yang menyebabkan ketersediaan berkurang, "Karena penimbunan itu sudah melanggar hukum dan jika ditemukan fakta demikian maka kami akan menindak secara tegas," jelasnya.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga