Kasus Helmy Yahya VS Dewas TVRI Belum Finish, Muncul Surat Edaran Anggota Dewas Tolak Mobil Dinas dan Minta Diganti dengan BMW

Kisruh jabatan Dirut TVRI Helmy Yahya yang dicopot oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI belum juga meredah. Kini muncul surat edaran resmi TVRI soal pengadaan mobil dinas sejumlah anggota Dewas.

Jakarta, Akuratnews.com - Surat yang beredar tersebut bernomor 1234/15/TVRI/2018 mengenai penyerahan kendaraan dinas.

Adapun isi surat yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI tersebut menyebut ada 5 anggota Dewas yang.mendapat jatah kendaraan dinas yaitu Honda Odyssey.

Kelima anggota Dewas yang mendapat kendaraan dinas dalam surat itu antara lain, Areif Hidayat Thamrin dengan Nopol B 1409 SSR, M. Kabul Budiono dengan Nopol B 1408 SSR, Pamungkas Trishadiatmoko dengan Nopol B 1407 SSR, Ayu Dwie Mahenny dengan Nopol B 1410 SSR dan Supra Wimbarti dengan Nopol B 1411 SSR.

Namun di surat itu terdapat tulisan tangan yang mencuri perhatian.

Tulisan tangan tersebut menyoal penolakan salah satu anggota Dewas TVRI yakni Pamungkas Trishadiatmoko.

"Note: Dewas Pamungkas Trishadiatmoko tidak bersedia menerima mobil Odissey dan memaksa harus dibelikan mobil BMW yang lebih mahal. Sehingga mobil dinas untuk beliau terpaksa kami beli, dan mobil Odissey tersebut dipakai Dirut TVRI." demikian tulisan tangan yang tertera dalam surat edaran itu.

Dengan munculnya surat ini tentu saja mengisyaratkan bahwa Dewan Pengawas TVRI bersikap arogan dan tak mematuhi ketentuan yang berlaku terkait pengadaan kendaraan dinas pejabat publik.

Penulis: Alamsyah

Baca Juga