Kasus Lahan Keluarga Alm. Rawi Batubara Sampai ke Mabes Polri

Kasus lahan milik keluarga almarhum Rawi Batubara yang diduga diserobot pengusaha terpandang di Pekanbaru Merry Gunarti akhirnya sampai juga pada tahap pelaporan ke Bareskrim Mabes Polri.

Jakarta, Akuratnews.com - Di atas lahan seluas 4.251M meter milik keluarga almarhum Rawi Batubara kini berdiri tegak rumah makan Teras Kayu Resto. Berdirinya rumah makan yang terletak di jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau itu diduga merupakan hasil penyerobotan lahan yang dilakukan oleh pengusaha terpandang di Riau, Merry Gunarti.

Diketahui pula di lokasi tersebut terpasang juga plang yang diduga dipasang.oleh.pengusaha Merry Gunarti bersama suaminya.

"Kita akan melaporkan tindak pidana dengan secara sepihak telah memasang plang oleh Merry Gunarti beserta suaminya terhadap sebidang tanah yang notabene adalah milik klien kami." ujar Ketua Leadham Internasional Jawa Tengah Dr.(H.C).Ir.Rismauli D.Sihotang beserta kuasa hukum Ulirikus Laja SH usai mendatangi Bareskrim Mabes Polri guna melaporkan perkara ini, Senin (20/1/2020).

Sementara itu Zun Khairani salah satu anggota keluarga almarhum Rawi Batubara sambil menangis mengatakan agar Merry Gunarti mengembalikan hak tanah tersebut kepada pihak keluarga.

Risma mengatakan jika sebenarnya ini bukan objek yang di sengketakan oleh Merry Gunarti.

"Dia bersengketa dengan PT Surya kencana sejak tahun 1996 yang baru 2018 dia (Merry Gunarti) meletakkan plang yang tidak ada dasarnya terhadap putusan-putusan yang dia terapkan pada plang itu." lanjutnya.

"Dari tahun 1996 kemana aja dia, sedangkan dia orang terpandang disana, Merry adalah orang kaya di Pekanbaru dan Merry juga pelaku bisnis yang luar biasa di Pekanbaru tetapi ternyata dia menzholimi rakyat kecil seperti klien kita Nani dan anaknya Winda. Dimana tanah itu milik suaminya dan ayah dari Alm Rawi Batubara." pungkas Risma.

Pelaporan ke Bareskrim Mabes Polri ini menyangkut penyerobotan lahan tanah karena diduga Merry Gunarti telah melakukan tindakan pidana penggelapan hak.

Diketahui juga lahan tanah yang tengah berdiri di Rumah makan Teras Kayu saat ini disewakan yang menurut Ulirikus dapat dikembalikan penyewaan tadi.

"Jadi sewa tersebut tidak lagi diberikan kepada Merry akan tetapi kepada klien kami." tutupnya.

Penulis: Putra Tobing

Baca Juga