Kasus Narkoba 21 Kg Dijadikan Dua Berkas, IPW: Kok Aneh…

Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane.

Surabaya, Akuratnews.com- Indonesia Police Watch (IPW) menyikapi dua berkas perkara Narkoba dengan terdakwa Agus Hariyanto, yang saat ini menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane merasa aneh atas barang bukti yang dipecah menjadi dua berkas dalam satu perkara yang sama.

" Kok aneh ya, dalam satu kasus penangkapan narkoba tersangka dan barang buktinya dibagi dua degan dua berkas perkara. Kedua tersangka kan sama sama memasok sabu 21 kg dari Medan dan ditangkap polrestabes Surabaya seharusnya kan mereka satu berkas degan tuduhan yang sama agar tuntutan hukum maupun vonisnya sama," ungkap Neta S Pane.

Degan dipecah dua BAP dan barang bukti dibagi dua, menurut Neta S Pane menjadi aneh. Sebab tersangka akan dituduh memasok sabu 11 kg yg satu dan yg satu lagi 10 kg.

"Padahal faktanya kedua tersangka secara bersama sama memasok sabu 21 kg. Apakah strategi ini untuk menyelamatkan tersangka dari hukuman berat?" tanya Neta Heran.

"Untuk itu, Propam Polri perlu mengusut kasus ini, ada apa dengan Polrestabes Surabaya memecah dua kasus ini dan memecah dua barang bukti yg sesungguhnya kedua tersangka secara bersama sama memasok 21 kg sabu. Dan sejak awal Polrestabes Surabaya tidak transparan soal pemecahan dua BAP dan pemecahan dua barang bukti tersebut," pungkasnya.

Penulis:

Baca Juga