Kasus Penganiayaan Terhenti di Polrestabes Selama 2 Tahun, Ada Apa?

AKURATNEWS - Kasus dugaan penyekapan yang menjadikan Citra Permana sebagai tersangka, sudah 2 tahun terhenti, sejak dilaporkan pada 2 April 2019 silam, ke Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor: LPB/275/IV//2019/UM/JATI, ke Satreskrim Polrestabes Surabaya Citra Permana dilaporkan melanggar Pasal 333 KUHP, tentang merampas kemerdekaan orang lain, oleh Prasetyo Nugroho.

Atas laporan tersebut, pada 17 Mei 2019, Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, mengeluarkan surat perintah penyidikan dengan nomor: SP-Sidik/327/V/Tes 1.11/2019/Satreskrim.

Usai melakukan pemeriksaan terhadap pelapor Prasetyo Nugroho, Atik Surani (korban), Citra Permana (terlapor) dan enam saksi lainnya, penyidik menaikan status terlapor menjadi tersangka, sebagaimana tertuang dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan nomor : B/ 1227/SP2HP/LPB.275.19/IV/ Tes 1.11/2019/Satreskrim, yang kemudian melakukan gelar perkara pada 11 September 2019 lalu.

Namun, meski terlapor Citra Permana telah menjadi tersangka sejak dua tahun lalu. Pihak penyidik Unit Resmob Polrestabes Surabaya, belum melakukan penahanan dan melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Surabaya.

Fathol Rosyid selaku Jaksa Penyidik dari Kejari Surabaya saat dikonfirmasi di Pengadilan Negeri Surabaya mengaku, bahwa pihaknya hingga saat ini belum menerima pelimpahan dari Penyidik.

"Ya kurang tahu, sampai sekarang saya belum menerima pelimpahan dari Penyidik, coba konfirmasi langsung kesana (Polrestabes)," ujarnya singkat.***

Penulis:

Baca Juga