Kasus Pria di Sinjai Tewas Usai Jatuhkan Diri dari Menara Suar, Begini Penuturan Ayahnya

Suasana rumah Fajar (27), korban yang menjatuhkan diri dari menara suar di Kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa, Kecamatan Sinjai, Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Fajar (27), warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan yang dikabarkan tewas usai menjatuhkan diri dari menara suar, diketahui menderita penyakit liver (gangguan pada hati) sejak setahun terakhir.

Hal itu berdasarkan penuturan ayah korban, Andi Bakri yang ditemui Akuratnews.com di halaman rumahnya, yang juga tidak jauh beberapa meter dari lokasi kejadian atau menara suar yang berada di Kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa.

Bakri mengungkapkan, anaknya nekat mengakhiri hidupnya dengan memanjat menara suar, meski sebelumnya sempat melakukan percobaan dibeberapa tempat, namun gagal.

"Anak saya ini (Fajar) pada pagi tadi sempat mau lompat di dermaga tapi dicegah oleh tantenya. Kemudian melakukan lagi di Pantai Galau dengan mengikat kedua kakinya dengan batu, juga digagalkan oleh keluarga dan warga lalu dibawa ke rumah," ungkapnya.

Setelah di rumah dan dijaga oleh keluarga kata Bakri, anaknya terkadang mengeluhkan penyakit yang dideritanya. Siang harinya sempat melaksanakan salat Jumat di Masjid TPI.

"Sepulang dari masjid dia (korban-red) langsung ke rumah. Nanti sekitar jam 4 sore memaksa keluar rumah, sempat dicegah tantenya namun dia lari. Ternyata beberapa saat ada kabar jatuh dari menara," bebernya.

Bakri menerangkan bahwa penyakit yang diderita anaknya sesuai pemeriksaan dokter mengidap penyakit liver dan sudah sekitar setahun. Sebelum mengidap penyakit tersebut, anaknya bekerja ikut di kapal mencari ikan di laut.

"Dulu sering melaut, namun saat sakit hanya di rumah saja. Anak pertama saya dan hanya sekolah di bangku kelas 4 SD. Terkadang mengeluhkan sakitnya. Badannya biasa panas, biasa juga dingin," kenang Bakri.***

Penulis: Ashari

Baca Juga