Rakornas Komunitas Banteng Asli Nusantara

Kawal Janji Jokowi, Kombatan ‘Ganti Baju’ dari Relawan Menjadi Ormas

Jakarta, Akuratnews.com - Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Banteng Asli Nusantara (DPP Kombatan) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dengan pengurus daerah dari Sabang sampai Merauke. Dari 30 pengurus provinsi Kombatan, lebih dari setengahnya hadir dalam rakornas yang digelar di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

Dalam rakornas ini disepakati, Kombatan sebagai salah satu relawan yang sukses mengusung Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, bersiap merubah arah perjuangan dari relawan berubah menjadi ormas.

"Relawan Jokowi ini kebutuhannya hanya sampai 2019. Ketika pilpres sudah terlaksana dan Jokowi sudah menang, kami melihat sudah tidak strategis lagi dengan 'baju' relawan." ujar Ketua Umum Kombatan, Budi Mulyawan SH saat ditemui akuratnews.com disela rakornas, Jumat (26/7/2019) malam.

Karena itu, menurut Budi, ketika Kombatan hanya menjadi relawan, sama artinya bahwa Kombatan hanya dapat mengantar Jokowi sampai pemenangan saja. Padahal kerjaan yang paling berat adalah pasca pemenangan, dimana Kombatan harus mengawal janji-janji Jokowi atau Visi Indonesia yang diusung Jokowi selama kampanye.

"Nah, ketika mengawal visi atau janji-janji kampanye Presiden Jokowi, pendekatannya cuma satu, ini kan program-program formal semua nantinya. Basisnya APBD dan APBN. Untuk mengawal program formal ini, mau tidak mau, Kombatan sudah tidak cukup lagi bergerak dengan baju relawan." Kata Budi.

"Berarti harus Ormas. Supaya, pertama lebih fleksible, kedua juga kita bisa berbuat lebih banyak. Nah disitulah urgensinya Kombatan 'ganti baju' dari relawan menjadi ormas." kata dia.

Selain itu, menurut Budi, sejak awal, Kombatan sudah berkomitmen untuk mengawal Jokowi secara utuh dari masa kampanye sampai dengan masa bhakti Jokowi selesai.

Saat ditanya berapa bulan persiapan perubahan Kombatan dari relawan menjadi ormas, Budi mengatakan, sudah direncanakan dalam Rakornas, perubahan akan dilaksanakan paling lama tiga bulan yang nantinya akan dideklarasikan pada saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kombatan.

"Akan kita canangkan atau akan kita deklarasikan perubahan itu pada rakernas mendatang yaitu bulan November sudah menjadi ormas. Kepengurusan Kombatan dari Sabang sampai Merauke pun akhirnya berubah semua." terang dia.

Menurut Budi, dari 30 pengurus provinsi Kombatan dari Sabang sampai Merauke, yang menghadiri rakornas di Grand Cempaka ini hanya pengurus dari 15 provinsi. Semua menyepakati perubahan Kombatan dari relawan menjadi ormas atas dasar kebutuhan bersama.

Nantinya, saat perubahan dari relawan menjadi ormas dilaksanakan, untuk 15 pengurus provinsi yang hadir pada rakornas ini DPP Kombatan hanya tinggal meng-update saja, sedangkan 15 pengurus provinsi lainnya yang tidak hadir, maka akan dilakukan evaluasi.

"Bagi yang tidak hadir akan kita evaluasi, kalau layak untuk diteruskan, maka kita teruskan, kalau tidak layak, maka akan kita tata ulang." tandasnya.

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga