Kebijakan Perluasan Ganjil-Genap di Sejumlah Wilayah DKI Bawa Berkah Bagi Tukang Plat Nomor

Jakarta, Akuratnews.com - Kebijakan perluasan Ganjil-Genap di sejumlah wilayah DKI nampaknya justru menjadi berkah untuk sebagian orang. Hal itu dibuktikan sejumlah pedagang plat nomor kendaraan di Jalan Matraman, Jakarta Timur, mengaku diuntungkan dengan penerapan rekayasa lalu lintas ganjil genap karena jumlah pesanan meningkat sejak sebulan terakhir.

"Hari ini pesanan alhamdulillah naik 50 persen. Dari kemarin, pesanan ada aja," kata pedagang plat nomor kendaraan, Teguh (33), di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Pemesanan plat nomor buatan di kios yang terletak berseberangan dengan shelter Transjakarta Jalan Matraman itu terjadi sejak sebulan terakhir saat sosialisasi ganjil genap diberlakukan.

Hampir setiap hari, kata Teguh, konsumen baru berdatangan memesan plat nomor dengan angka akhir ganjil maupun genap.

"Ada juga yang minta plat nomor aslinya dibuatkan duplikat dengan nomor akhir genap atau ganjil," ungkapnya.

Harga yang dipatok pun beragam, mulai dari Rp100 ribu sepasang, hingga Rp180 ribu per pasang.

Perbedaan harga itu didasari waktu pembuatan. Semakin mahal harganya, semakin cepat pula proses pembuatannya.

"Kalau yang harga Rp180 ribu, bisa ditunggu paling lama dua jam. Saya kesampingkan dulu pengerjaan yang harganya Rp100 ribuan," tuturnya.

Pedagang plat nomor lainnya, Ipung (45) mengatakan hal serupa, namun tidak seluruh pesanan konsumen sanggup dia kerjakan.

"Biasanya yang ribet itu kalau harus dibuat logo Polri. Saya tidak berani, bisa kena hukum," tuturnya.

Semenjak sosialisasi ganjil genap berlangsung, kata dia, tidak kurang dari lima orang konsumen dilayani setiap hari.

"Kadang saya keteteran juga kalau harus sebanyak itu. Soalnya proses pembuatan kan langsung di kios. Yang ngerjain saya sendirian," katanya.

Sementara untuk diketahui, Hari ini perluasan ganjil genap (Gage) mulai diberlakukan. Sebanyak 40 kendaraan bermotor roda empat terjaring razia petugas di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Utara, Senin.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Agung Pitoyo menyebutkan kendaraan tersebut terjaring razia petugas mulai diberlakukannya Gage dari pukul 06.00 sampai 08.45 WIB.

"Hari pertama Gage berjalan lancar walau masih ada kendaraan yang melanggar, dari pukul 06.00 sampai 08.45 WIB total ada 40 pengendara yang ditilang," kata Agung saat ditemui di Jalan Gunung Sahari Raya, Senin (9/9/2019).

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga