Kejari Depok: FGD Jadi Upaya Antisipasi Tipikor Keuangan Daerah

Kejari Depok Sri Kuncoro
Kejari Depok Sri Kuncoro

AKURATNEWS- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok kini tengah lakukan inovasi pada pencegahan serta penegakan hukum yang berorientasi dan fokus terjadinya kejahatan yang merugikan perekonomian negara sebagaimana program prioritas Kejaksaan tahun 2022.

Focus Grup Discussion atau FGD merupakan salah satu upaya pihak Kejari Depok mengantisipasi terjadinya penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang yang berpotensi merugikan keuangan maupun perekonomian negara.

"Upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi 'Tipikor' guna mendukung pemulihan ekonomi nasional di tahun 2022", kata Kepala Kejari Depok Sri Kuncoro dalam keterangan resminya kepada akuratnews,Rabu, (5/1).

Ia menuturkan, selain melakukan pendampingan melalui jaksa pengacara negara sebagaimana telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, untuk tahun ini akan ada terobosan terkait upaya pencegahan dengan inovasi melalui bidang intelijen dengan mengoptimalkan kegiatan penyuluhan/penerangan hukum.

"Yang sebelumnya dengan metode hanya satu arah selanjutnya akan diganti dengan metode kelompok diskusi terarah atau dikenal sebagai Focus Group Discussion (FGD)", kata Sri Kuncoro.

Kegiatan FGD ini lanjut Kuncoro, diharapkan akan memberikan kemudahan dan peluang untuk menjalin keterbukaan, kepercayaan, dan memahami persepsi, sikap, serta pengalaman yang dimiliki oleh teman-teman perangkat daerah.

Sehingga, masih kata Kuncoro, secara sistematis dan terarah mengenai suatu isu atau masalah dalam penggunaan keuangan daerah dapat didiskusikan dan dicarikan alternatif solusinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih dari itu juga dapat meningkatkan pemahaman hukum para Aparatur Sipil Negara atau ASN dalam mengelola keuangan daerah.

"Kegiatan ini akan dilakukan secara tatap muka langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan maupun secara virtual dengan sarana teknologi zoom meeting", jelas Kuncoro.

Dia menambahkan, terkait dengan tugas pengawasan tersebut, Kejari Depok tidak hanya fokus pada upaya penindakan semata tapi lebih mengoptimalkan program pencegahan sehingga penggunaan keuangan daerah dapat lebih efisien, efektif dan akuntabel.

"Jadi program pencegahan akan lebih diprioritaskan dimana jika sudah diingatkan tapi masih tetap bandel melakukan penyimpangan maka akan dilakukan upaya penindakan secara proporsional dan profesional", tandas Kuncoro.

Diketahui, tahun 2022 ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan terutama untuk lebih mendekatkan Kejaksaan dengan pihak-pihak yang membutuhkan pelayanan, pihak Kejari juga telah mengoperasionalkan Kantor Jaksa Pengacara Negara dan Pos Pelayanan Hukum Terpadu yang berada di Gedung Dibaleka Balaikota Depok.

"Kami buatkan Jadwal Piket Jaksa yang siap untuk memberikan pelayanan hukum kepada pemerintah daerah dan masyarakat umum sehingga seluruh kegiatan pemerintahan maupun perekonomian di Kota Depok pada tahun 2022 akan meningkat sesuai harapan kita untuk mewujudkan Kota Depok yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera", pukas Kuncoro.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga