Kejari Depok Usut Penyimpangan Proyek Bernilai Miliaran Rupiah

Kejari Depok saat Konfrensi Pers Pencapaian Kinerja Kejari Kota Depok 2020. Selasa (12 / 1/2021).

Depok, Akuratnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Jawa Barat, tengah lakukan penyelidikan terkait dugaan penyimpangan proyek pembangunan sekolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp.1,5 miliar sejak akhir tahun 2020 lalu.

Pada kasus tersebut, pihak Kejari Depok juga akan segera menetapkan tersangka usai menemukan adanya dugaan penyimpangan penggunaan dana pembangunan ruang belajar SDN 2 Grogol, Depok.

"November kemarin sudah dibentuk tim. Dalam waktu dekat kita tentukan tersangka. Kita harus melengkapi bukti yang ada, dan masukin keterangan ahli, ketika sudah yakin baru ditentukan. Sekarang belum berani ungkap (nama tersangka)," ucap Kepala Kejari Depok, Sri Kuncoro, Selasa (12/1/2020).

Dikatakan Sri, nilai kerugian memang tidak besar. Tetapi lebih pada dampak dari pembangunan yang dilakukan karena tidak sesuai standar dan bisa menimbulkan kerugian lebih besar nantinya.

"Kerugian dari pembangunan sekitar Rp 1,5 M tidak besar. Angka kerugian hanya beberapa ratus juta. Tapi bagi kita miris, karena kalau bangun gedung sekolah banyak disunatin, nanti kualitas bangunan jelek. Dan selesai pandemi murid sekolah kembali dan tiba-tiba roboh, itu kerugian melebihi awalnya, "terangnya.

Kasi Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Depok Hary Palar menambahkan, penggunaan DAK tahun 2019 itu kini dalam tahap penyelidikan.

"Dalam tahap penyelidikan sesuai dengan surat perintah telah ditemukan bukti yang terkait dengan tindak pidana pembangunan 16 ruang baru pada SDN tersebut oleh Disdik,"katanya

Pihaknya juga telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para pihak terkait kegiatan tersebut.

“Tahap penyidikan sudah ditemukan bukti permulaan. Saat ini sedang menunggu audit kerugian negara, ”pukas Hary.

Sejauh ini pihak Kejari masih belum mau menyebut pihak mana saja dan berapa banyak jumlah orang yang telah diperiksa pada kasus tersebut.

Penulis:

Baca Juga