Kejari Panggil Belasan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek di Depok

Kantor Kejari Kota Depok, Jawa Barat
Kantor Kejari Kota Depok

Depok, Akuratnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok masih mendalami kasus korupsi yang diduga terjadi pada pekerjaan proyek bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Grogol 2 Depok dari Dana Alokasi Khusus tahun 2019 lalu.

Sejauh ini pihak Kejari telah lakukan pemanggilan terhadap sejumlah orang saksi terkait kegiatan proyek SDN Grogol 2 senilai Rp.1,5 miliar yang dugaan kerugianya mencapai nilai ratusan juta rupiah.

"Sementara sudah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi. Sudah ada 15 orang yang kami panggil," ucap Kepala Kasi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto, Rabu,(10/2).

Kendati kasus itu telah dilakukan pendalaman sejak jelang akhir tahun lalu, dan sempat ada pernyataan dari Kejari akan segera ada penetapan tersanka, namun hingga kini kepastian status tersebut tak kunjung ada.

Pihak Kejari Depok bahkan mengaku masih jauh untuk penetapan status tersebut. "Masih jauh. Saat ini masih pada tahab pendalaman sejumlah saksi," kata Herlangga kepada Akuratnews.com.

Sebelumnya, Kepala Kejari Depok Sri Kuncoro menuturkan, tim pencari fakta sudah dibentuk sejak November 2020 dan dalam waktu dekat kejaksaan akan mengeluarkan nama tersangka.

"November 2020 sudah bentuk tim. Dalam waktu dekat kita tentukan tersangka. Kita harus lengkapi alat bukti yang ada, dan masukkan keterangan ahli, ketika sudah yakin baru ditentukan. Sekarang belum berani ungkap (nama tersangka),” ujarnya, Selasa,(12/1).

Sementara, Kasi Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Depok Hary Palar menuturkan, pembangunan ruang belajar menggunakan DAK tahun 2019 di Disdik.

“Tahap penyelidikan sesuai dengan surat perintah sudah telah ditemukan bukti yang cukup terkait dengan tindak pidana pembangunan 16 ruang baru pada SDN tersebut oleh Disdik,” katanya.

Untuk diketahui, pihak Kejari masih belum mau berikan informasi pihak mana saja yang telah dipanggil terkait kasus dugaan korupsi DAK tahun 2019 hingga berita ini diturunkan.

Penulis:

Baca Juga