Kejari Sidoarjo Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

Kajari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono saat menandatangani pencanangan ZI menuju WBK/WBBM di Kejari Sidoarjo, disaksikan Wabup/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin (kanan) serta sejumlah pejabat tinggi instansi vertikal di Sidoarjo.
Kajari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono saat menandatangani pencanangan ZI menuju WBK/WBBM di Kejari Sidoarjo, disaksikan Wabup/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin (kanan) serta sejumlah pejabat tinggi instansi vertikal di Sidoarjo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo mencanangkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Pencanangan itu dilaksanakan seusai apel pagi di pelataran Kejari Sidoarjo, Kamis (13/2/2020), ditandai dengan penandatanganan piagam ZI menuju WBK/WBBM oleh Kepala Kejari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono dan seluruh jajarannya. Kemudian, dilanjutkan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, yang juga pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Anggi Naulifar Siregar, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. M. Iswan Nusi, Ketua PN Sidoarjo, Yapi, Kepala Lapas Sidoarjo, Jumadi dan Kepala BPS Sidoarjo, Indriyani Purwaningsih membubuhkan tanda tangan selaku saksi.

Dalam sambutannya, Cak Nur, sapaan akrab Wabup/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin ini berharap, Kejari Sidoarjo yang mencanangkan ZI menuju WBM/WBBM itu berdampak positif, terutama berkaitan layanan terhadap masyarakat.

"Ya, semoga Kejari tak hanya berhasil meraih ZI menuju WBM, tapi juga WBBK, sehingga layanan pada masyarakat bisa dijalankan lebih baik," tuturnya.

Selanjutnya, Kajari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono mengemukakan, guna menuju WBK/WBBM dibutuhkan sejumlah penunjang.

"Penerapan sistem pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pembentukan tim pengawasan internal dan membuka pos pengaduan, baik di kantor maupun via media sosial Kejari Sidoarjo. Ke depan, berkaitan penanganan tilang, saya akan memindahkan dari Kejari ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lingkar Timur, Sidoarjo. Tujuannya, agar tak terjadi penumpukkan antrian masyarakat yang mengurus tilang," jelasnya.

Baca Juga