Kekhawatiran Perang Dagang Mereda, IHSG Ikut Terangkat Naik

IHSG
IHSG

Jakarta, Akurat - IHSG menguat dalam perdagangan Rabu (12/12) sejak awal perdagangan hingga tengah sesi perdagangan hari ini, dibuka dengan naik sebesar 0,35% ke level 6.097,73 kini menjadi naik 0,52% ke level 6.108,26.

Kenaikan ini sejalan dengan naiknya bursa saham Asia yang juga ditransaksikan di zona hijau. Indek Nikkei naik 2,01%, Indek Hang Seng naik 1,54%, dan indek Kospi naik 1,2%. Sementara nilai transaksi tercatat sebesar Rp 4,39 triliun dengan volume sebanyak 6,84 miliar unit saham. Frekuensi perdagangan adalah 259.335 kali.

Saham-saham yang naik signifikan adalah: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Astra International Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Sentiment positif pendorong kenaikan ini adalah perkembangan damai Perang Dagang AS – China yang membuat aliran modal masuk ke bursa efek Indonesia.

Pada hari Selasa kemarin (11/12/2018), Wakil Perdana Menteri China, Liu He, telah berbicara melalui telepon dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer. Beijing dan Washington tengah menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut kesepakatan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden China di Xi Jinping di Argentina awal bulan ini.

Baik keduanya telah bertemu di Argentina awal bulan ini. Sementara baik Liu dan Mnuchin-Lighthizer telah bertukar pandangan mengenai implementasi dari konsensus yang dibuat oleh para pemimpin negara. Kedua pihak juga mendorong percepatan jadwal dan peta jalan pembicaraan di tingkat selanjutnya," sebut keterangan Kementerian Perdagangan China, dikutip dari Reuters.

Mengutip Wall Street Journal, Liu disebut-sebut akan bertandang ke Washington setelah Tahun Baru. Liu akan membahas tindak lanjut dari kesepakatan Trump-Xi di Buenos Aires bersama Mnuchin dan Lighthizer.

China dikabarkan siap memangkas bea masuk bagi impor mobil asal AS dari 40% menjadi 15%, seperti dikutip dari Reuters. Sumber di lingkaran dalam pemerintah China mengungkapkan proposal tersebut akan dibahas di level kabinet dalam waktu dekat.

Sebelumnya, sebagai bagian dari balasan atas bea masuk yang dikenakan oleh AS, China membebankan bea masuk ekstra sebesar 25% bagi mobil-mobil pabrikan AS yang masuk ke negaranya sehingga total tarifnya menjadi 40%.

Pertemuan antara Trump dengan Xi sempat menimbulkan kekhawatiran lantaran masing-masing negara memiliki pernyataan versinya sendiri yang menempatnya dirinya sebagai 'pemenang'. Perbedaan tersebut meliputi tenggat waktu 90 hari untuk menyelesaikan konflik dagang serta klaim dari Trump yang menyatakan bahwa China akan meningkatkan pembelian produk-produk agrikultur dari AS secepatnya.

Terkait dengan pembelian produk-produk agrikultur, hal ini nampaknya sudah terealisasi. Trump mengatakan bahwa China mulai memborong kedelai asal AS. "Saya baru saja mendengar bahwa China membeli banyak kedelai. Ini mereka baru mulai, baru mulai," ungkap Trump. ngah menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut kesepakatan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden China di Xi Jinping di Argentina awal bulan ini.

Mengutip Wall Street Journal, Liu disebut-sebut akan bertandang ke Washington setelah Tahun Baru. Liu akan membahas tindak lanjut dari kesepakatan Trump-Xi di Buenos Aires bersama Mnuchin dan Lighthizer.

Investor asing bisa menjadi penghambat kenaikan IHSG lebih lanjut. Potensi jual mengemuka karena aksi jual yang dilakukan. Tercatat aksi jual bersih senilai Rp 436 miliar. Secara teknis, pergerakan IHSG dalam rata-rata yang menunjukan potensi kenaikan lebih lanjut karena bergerak tepat di garis rerata harganya selama lima hari. (LH)

Penulis:

Baca Juga