oleh

Kelola Blok Masela Secara Baik dan Benar, Indonesia Bisa Lebih Kaya dari Qatar

Jakarta, Akuratnews.com – Rakyat di wilayah timur Indonesia seperti Maluku dan Papua merasa belum merasakan keadilan dan kesejahteraan yang sesungguhnya. Padahal, untuk Maluku misalnya, adalah salah satu dari delapan provinsi tertua sejak masa kemerdekaan silam.

“Kesetaraaan pembangunan antara Maluku dan pulau Jawa itu 75 tahun. Jadi kalau di pulau Jawa morotarium alias stop pembangunan 75 tahun, baru setara dengan Maluku,” ujar pakar Kebijakan Publik, Amir Hamzah Marasabessy saat berbicara dalam diskusi ‘Indonesia pasca Jokowi, Keadilan Pembangunan Maluku dan Papua, Apa Solusinya?’ di Jakarta, Rabu, (6/2).

Padahal, Maluku punya banyak kekayaan sumber daya alam (SDA) yang sebenarnya mampu menghidupi seluruh rakyat Indonesia. Tentu saja jika dikelola dengan baik dan benar.

“Aset laut Maluku luar biasa, belum lagi kalau bicara soal pengelolaan blok Masela. Kalau itu dikelola dengan baik dan benar, kita bisa lebih kaya dari Qatar,” tandas Amir.


Diskusi ‘Indonesia Pasca Jokowi, Keadilan Pembangunan Maluku dan Papua, Apa Solusinya?’ di Jakarta, Rabu, (6/2).

Serupa dengan Maluku, Papua yang belakangan ini kerap dikunjungi Presiden Jokowi dipandang masih banyak ketertinggalan.

“Pendidikan dan kesehatan masih jadi masalah serius di Papua, jadi bukan sekadar infrastruktur yang dibangun,” papar pengamat masalah Papua, Roy Simbak.

Pemberlakuan otonomi khusus (Otsus) di Papua pun belum menjadi solusi konkrit. Otsus dipandang Roy masih dominan dinikmati orang di luar Papua.

“Cabut Otsus di Papua, tapi sebagai gantinya dibuat aturan pengelolaan yang jelas. Pindahkan kewenangan pengelolaan pada daerah,” tandasnya.

Baik Amir maupun Roy sepakat jika Prabowo-Sandi nantinya terpilih harus bisa membawa perubahan signifikan bagi Maluku dan Papua.

“Berikan kewenangan asimetris bagi pemerintah Maluku mengelola aset lautnya. Kalau perlu Prabowo-Sandi kontrak politik dengan rakyat Maluku, saya bersedia menjembataninya,” tegas Amir. (rianz)

Loading...

Komentar

News Feed