Keluarga Korban Covid Keluhkan Aturan Protokol Pemakaman

AKURATNEWS - Aturan pemerintah terkait protokol pemakaman  pasien meninggal akibat covid - 19 cukup membingungkan masyarakat. Seperti yang dialami Sugeng (56), ia harus mondar - mandir untuk memastikan tempat ayah kandungnya dimakamkan.

Ia mengaku kebingungan lantaran merasa peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah berbeda.

Ditemui awak media di halaman salah satu rumah sakit di Surabaya, Sugeng mengaku mendapatkan informasi jika pemakaman pasien covid diperbolehkan dimakamkan di tempat umum atas izin dari RT hingga Kecamatan.

"Aturan perwali tentang protokol pemakaman covid 19 memperbolehkan dimakamkan di tempat umum tapi dengan syarat harus melapor ke RT,RW, Kelurahan dan Kecamatan," Ungkapnya

Ia lmembandingkan dengan informasi yang didapat dari pihak rumah sakit bahwa jenazah covid harus dimakamkan di tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah.

"Saya berpegang teguh dengan aturan perwali mas untuk segera keluarga saya dimakamkan di pemakaman umum tidak mau di tempat pemakaman covid, persyaratan saya sudah lengkap mas tapi kenapa harus diberikan dengan aturan yang baru," keluhnya.

Sementara itu, pihak rumah sakit ketika dimintai keterangan beralasan mengikuti aturan yang ada. "kami ikuti yang ada saja, terserah bapaknya mau memprotes," ujar narasumber yang tidak ingin namanya disebut.

Namun saat awak media menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina lewat pesan singkat Whatsapp dan telepon. Namun, hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban.

Penulis:

Baca Juga