Seminar Literasi Digital

Pengarsipan Digital Jadi Jalan Wujudkan Transformasi Digital Indonesia. 

AKURATNEWS - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat 'Pengarsipan di Era Digital'.

Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, Narasumber Pertama yaitu Dr. Fadli Zon, M.Sc.  yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI,  Narasumber kedua adalah Semuel Abrijani Pengerapan, B.Sc selaku Dirjen APTIKA Kominfo RI serta mengundang Esha Tegar Putra Selaku Sastrawan. Seminar ini diselenggarakan pada hari Rabu, 13 Oktober 2021 pada Pukul 19.00 wib melalui platform zoom meeting.

Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk menghimbau masyarkat luas Khusunya untuk masyarakat bahwa kita harus peduli dengan data-data yang kita miliki, pada jaman dahulu sebelum masuk dalam data digital ini, data dalam berbentuk material sangatlah memiliki sejarah yang memliki cerita dan bisa saja

Narasumber pertama, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc yang menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI melalui tampilan video menjelaskan bahwa dimasa pandemi dan pesatnya teknologi telah merubah aktivitas seluruh masyarakat dalam melakukan kegiatan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia.

"Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mewujudkan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peran yang sangat penting. Karena dalam upaya transformasi digital, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga Kominfo dan Siber Kreasi serta stakeholder lainnya terus berupaya mengadakan kegiatan guna mencapai tingkat literasi yang optimal," jelas Samuel di Jakarta pada Rabu (13/10).

Selanjutnya narasumber kedua yaitu dengan Dr. Fadli Zon, M.Sc.  yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI menyampaikantentang pentingnya peng-arsipan.

"Arsip suka disepelekan oleh beberapa orang, padahal sangat penting untuk pengarsipan atau surat menyurat, dari hasil pengarsipan tersebut seperti ada contoh surat-surat Bung Karno masi tersimpan rapi, hasil pengarsipan ini juga membuat nilai sejarah yang luar biasa. Masuknya era digital pengarsipan di era digital membuat pengarsipan bukan berupa material, namun berupa data digital, bisa menjadi penting terutama untuk instasi pemerintah, sebagai pengelolaan kearsipan juga masuk dalam Undang-Undang No 43," jelas Fadli Zon.

Selanjutanya adalah paparan pemateri terakhir dari narasumber Esha Tegar Putra selaku sastrawan, yang menjelaskan  bahwa mengikuti di era saat ini untuk arsip-arsip, dirinya berupaya untuk membuat arsip digital.

"Pengembangan Arsip digital yang meliputi Penelitian Keilmuan, perkembangan seni, dan membaca/merekam kegiatan keseharian, salah satu lembaga arsip yaitu Archive.org yang sudah mampu mereka simpa 588 miliar halaman web, lalu 28 juta buku dan teks, 14 juta rekaman audio dan masih banyak lagi," jelas Esha Tegar Putra.

Seminar ini diikuta sekitar  150 peserta yang aktif dan interaktif dengan  narasumber melalui sesi tanya jawab, terdapat lima pertanyaan yang terpilih. Sesi diskusi berjalan interaktif antara narasumber dan peserta. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia.

Penulis: Irish
Editor: Redaksi

Baca Juga