Langgar Aturan Pembebasan Bersyarat

Kemenkumham Pastikan John Kei Dapat Hukuman Tambahan

Jakarta, Akuratnews.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memastikan John Kei akan kembali dijebloskan ke penjara.

“Kalau polisi sudah menyatakan tersangka maka dia sudah melanggar ketentuan pembebasan ‎bersayarat,” ujar Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/6) lalu.

Pihaknya, kata Yasonna  mengaku menyesal telah memberi John Kei pembebasan bersyarat.

“Kita sesalkan kejadian ini, dulunya dia ‎dibebaskan namun tiba-tiba entah kenapa membuat ini (kasus lagi),” ujar Yasonna.

Politisi PDIP ini menegaskan, lantaran terjadi pelanggaran dalam pembebasan bersyarat, John Kei bakal mendapat tambahan hukuman.

“Jadi nanti dia di samping menjalankan hukuman lama kemudian ditambah dengan tindak pidana baru,” katanya.

Untuk diketahui, John Kei menghirup udara bebas pada 26 Desember 2019 setelah mendapatkan pembebasan bersyarat.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 723K/PID/2013, John Kei divonis 16 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana. John harusnya bebas murni pada 31 Maret 2025..‎ Ia kemudian mendapat total remisi 36 bulan 30 hari.

Di kasus terbarunya, Minggu (21/6) lalu, John Kei dijerat pasal berlapis. Di antaranya Pasal 88 KUHP tentang permufakatan jahat dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Juga Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang pengerusakaan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 /1951.

"Dia terancam hukuman maksimal pidana mati,” ujar Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga