Kemensos Verifikasi dan Validasi Data Kartu Indonesia Sehat

Kendari, Akuratnews.com - Kementerian Sosial, melalui Koordinator Kota (Korkot) melakukan verifikasi dan validasi (Verval) program Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, yang didampingi Lurah Lahundape, Hery,S.Si,M.Si dan diikuti oleh ketua RT di kelurahan tersebut.

Koordinator Kota (Korkot), Verifikasi dan validasi data KIS Kota Kendari, Priyayi Khusnul, YP, mengatakan, Verifikasi tersebut dimaksudkan untuk mengecek ke masyarakat penerima Kartu KIS. Pasalnya, banyak pemegang KIS dimasyarakat belum masuk dalam data terpadu.

"Program ini sejak tahun 2016. Masalahnya ada masyarakat yang bawa kartunya untuk meringankan beban dalam berobat tapi tidak terdaftar karena tidak masuk dibasis data terpadu. Itulah kami turun Verifikasi dan validasi," jelasnya.

Batas waktu Verval lanjutnya akan dilaksanakan hingga November nanti. Untuk mengetahui penerima KIS yang disubsidi pemerintah layak atau tidak lanjutnya, pihaknya menggunakan sembilan foto yang digunakan untuk dikirim ke pusat. Foto itu, berupa genteng, atap dan lain lain.

"Bila ada masyarakat yang seharusnya layak mendapatkan namun tidak memiliki kartu, bisa terdata untuk menerima KIS," ungkapnya.

"Hasil Vervalnya nanti kan ada yang tidak bisa menerima lagi dalam bentuk usulan baru. Kan ada yang meninggal atau tidak layak mendapatkannya lagi," tambahnya.

Lurah Lahundape, Hery,S.Si.M.SI mengatakan, dari hasil verifikasi bersama RT ada masyarakat yang pindah kelurahan dan kecamatan..

" Dari 93 KK penerima KK banyak yang tidak masuk dalam basia data. Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan RT yang dapat memvasilidasi penerima KIS, karena juga membantu basis data di Kelurahan," terang Hery.

Sementara itu, Ketua RT 05, Kelurahan Lahundape, Muhammad Amin Razak, mengaperisiasi langkah yang dilakukan Lurah Lahundape.

Menurutnya Validasi sangat dibutuhkan, namun ia berharap hasil validasi tersebut, tidak mengurangi jumlah penerima KIS bahkan bertambah. Di RT 05 contohnya memiliki SK Kumuh kurang lebih 6000 meter dari Wali Kota Kendari di Kelapa Tiga. Mereka pekerjaannya serabutan.

"Harapan saya jangan dikurangi. Hasil pertemuan tadi hanya bisa penukaran, seharusnya bisa ditambah," pungkasnya.

Penulis: Nazarudin
Editor: Redaksi

Baca Juga