Kementerian BUMN Tanggapi Mundurnya Roy Maningkas Sebagai Komisaris PT Krakatau Steel

Jakarta, Akuratnews.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menanggapi pengajuan pengunduran diri yang dilakukan oleh Komisaris Independen PT Krakatau Steel Roy Maningkas sebagai Dewan Komisaris, kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemegang saham.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, permohonan pengunduran diri telah sesuai dengan ketentuan.

"Beliau sampaikan permohonan pengunduran diri, kan sesuai anggaran dasar, dan itu terbuka. Jadi nanti harusnya kepada RUPS. Nanti RUPS yang akan sampaikan," ujarnya saat ditemui dalam sebuah acara di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).

Lebih lanjut, Fajar mengaku belum menyiapkan penggantinya sebab baru dalam tahap pengajuan. "Belum belum (penggangti), baru diajukan," katanya.

Untuk diketahui sebelumnya, Roy Maningkas melakukan pengunduran diri terkait dengan proyek blast furnace. Alasannya, karena ia menilai proyek Blast Furnance dipaksakan untuk selesai dalam waktu dua bulan saja.

Padahal ia menilai ada banyak item yang semestinya diuji terlebih dahulu sebelum dioperasikan secara resmi. Pasalnya kata dia, hal tersebut terkait dengan keandalan dan juga keamanan ketika memproduksi.

Selain itu kata dia, dalam kontrak ujicoba minimal harus dilakukan dalam waktu 6 bulan.

"Poinnya saya saya enggak tahu proyek Blast Furnance itu bisa dilanjutkan atau tidak," ujarnya beberapa waktu lalu.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga