Kementerian ESDM Tak Ada Manipulasi Tagihan Listrik Selama PSBB

Jakarta, Akuratnews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tagihan listrik yang dibebankan dan dibayar oleh konsumen selama terjadinya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sesuai dengan penggunaan konsumen.

Direktur Bisnis dan Usaha Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Wahyudi mengatakan tidak ada manipulasi tagihan listrik dan tidak ada subsidi silang seperti yang ramai dikeluhkan masyarakat di sosial media.

"Fakta tarif listrik tetap, sudah jelas, tidak ada manipulasi pemakaian, tidak ada subsidi silang," katanya dalam video conference, Kamis (11/6/2020).

Menurut Hendra, pemerintah bahkan memberikan potongan tagihan untuk masyarakat kurang mampu selama adanya pandemi Covid-19 guna mendukung kegiatan warga selama beraktivitas di rumah.

"Pemerintah sudah berkomitmen memberikan listrik gratis untuk masyarakat tidak mampu. Kewajiban PLN (Perusahaan Listrik Negara) menyediakan listrik dan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kami awasi juga kualitasnya, termasuk kewajiban konsumen membayar," ujarnya.

Biaya yang ditanggung oleh konsumen selama ini juga disebut sudah lebih murah dibandingkan dengan harga yang harus dibayar karena PLN menjual listrik di bawah biaya pokok.Pasalnya, tarif listrik per kilowatt-hour (kwh) yang harus dibayarkan jika mengacu pada biaya pokok adalah sebesar Rp1.485, namun PLN menjual di bawah itu dengan harga Rp1.467 per kwh.

"Masyarakat pahamlah sebenarnya yang di sini semua disubsidi. Untuk itu mari sama-sama menghargai effort pemerintah untuk menyediakan listrik lewat PLN," ucapnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus mengawasi kinerja PLN agar lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam hal pencatatan penghitungan meteran listrik masyarakat.

"Kami tetap mengedukasi PLN agar mengedepankan efisiensi. PLN juga kami minta agar benar dalam menghitung meteran listrik, jangan sampai tidak pas dan kami punya roadmapnya," ucapnya.

Penulis: Redaksi

Baca Juga