‘Melindungi Data Diri di Era Digital’ Jadi Tema Webinar Kominfo dan DPR RI

AKURATNEWS - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Mewaspadai Hoaks dan Teori Konspirasi Covid-19”.

Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, Narasumber Pertama yaitu Irine Yusiana Roba Putri yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI - Dapil Maluku Utara,  Narasumber kedua adalah Bapak Wahyudi Djafar selaku Direktur Eksekutif ELSAM serta mengundang Ibu Ulfah Diah Susanti selaku Sub Koordinator Kerjasama Internasional PDP. Seminar ini diselenggarakan pada hari Jumat, 24 September 2021 pada Pukul 13.00 wib melalui platform zoom meeting.

Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk menghimbau masyarkat luas bagaimana kita harus sadar betapa beharganya data-data pibadi yang kita miliki, dengan bijaknya nya kita memberikan data kita hanya seperlunya apabila diharuskannya kita memberikan data pribadi kita, dengan pengelolaan data pribadi. Tidak hanya kita sendiri yang menjaga namun dengan terciptanya Rancangan Undang-undang Dapa Pribadi perlindungan data pribadi serta kominfo akan mempertegas dalam keamanan dalam keamanan dalam mejaga data priba

Irine Yusiana Roba Putri dari Komisi 1 DPRRI selaku pemateri pertama menyampaikan paparannya  bahwa;  “Harus diketahui, apabila kita mengunggah data kita melalui applikasi-applikasi yang biasa kita gunakan, bisa saja orang lain mem-profile kan dirinya menggunakan data diri kita yang kita unggah. Seperti yang dikatan oleh pak Presiden bawah data adalah “New Oil” untuk saat ini, bisa saja mendorong ornag lain melakukan kejahatan, harusnya disadari untuk lebih berhati-hati untuk dalam memberikan data yang dilindungi data pribadi. Salah satu contoh pengguna Internet 64% dari jumlah penduduk di Maluku Utara, maka dari itu saya sangat menghimbau utnuk berhati-hati dalam pemerian data pribadi kita untuk keperluan Internet," ujar Irene Yosiana Putri di jakarta pada Jumat (24/09/21).

Narasumber kedua Ulfah Diah Susanti selaku Sub Koordinator Kerjasama Internasional PDP, menyampaikan pemaparannya, " Berbagai potensi dan resiko dalam data pribadi, akan adanya RUUPD yang akan di realisasikan untuk perlindungan data pribadi masyarakat luas, kominfo terus menindak lanjuti dalam penyalah gunaan dan harus ditidak tegasi karena sudah menjadi kegelisahan setiap orang pada perkembangan teknologi komunikasi," papar Ulfah Diah Susanti.

Selanjutnya pemateri ke tiga yaitu Djafar selaku Direktur Eksekutif ELSAM menyampaikan pemaparannya melalui tampilan video menjelaskan.  “Pada dasarnya media social merekam bisa menganalisa data kita sampai kita meng-upload foto social media bisa mengindentifikasikan lokasi dimana kita foto atau apload, melakukan aktifitas dengan media social gratis atau tanpa biaya namun dibalik itu semua kita akan membayarnya dari data data yang kita upload,” Jelas Djafar.

 

Setelah paparan materi dari ketiga narasumber, moderator membuka sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan. Dari 150 peserta, terdapat lima pertanyaan yang terpilih. Sesi diskusi berjalan interaktif antara narasumber dan peserta. Para peserta yang bertanya juga mendapat doorprizes. Setelah selesai sesi diskusi, moderator mengembalikan acara kepada MC. MC memberikan plakat kepada para narasumber secara online sebagai simbolis ucapan terima kasih. Diakhir acara juga dilakukan foto bersama dengan seluruh peserta lalu selanjutnya resmi ditutup oleh MC. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia.

Penulis: Irish
Editor: Redaksi

Baca Juga